Wauw, Masih Ada Suku Terisolir di Papua, Hidup Mereka Nomaden?

IMG 20210105 WA0039
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

JAYAPURA – Pelitanusantara.com | Ditenggah dunia modernisasi, dan di zaman Otonomi Khusus (Otsus), bagi Papua. Yang dalam perjalanan nya. Masih ada sekolompok masyarakat (suku) di Papua, yang hidup mereka masih terisolir bahkan terasing dari masyarakat pada umumnya.

Seorang Pendeta, yang juga sebagai
Ketua Klasis Kemtuk Gresi GKI di Tanah Papua, Pdt.Jhon Anderi, berkesempatan menjumpai masyarakat yang terisolir itu, yakni di Kampung Awon, masyarakat (suku) Elseng, yang hidup diketingian puncak Gunung Solo, dari kepala air Sungai Grime, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Sebut, Pendeta Jhon, mereka telah bertemu dengan suku Elseng itu, dan telah memberikan bagian dari diakonia mereka kepada masyarakat Elseng di Kampung Awon.

“Kami sudah bertemu dengan masyarakat Elseng di Kampung Awon, dan mereka ada 25 kepala keluarga. Kami berencana tanggal 9 Januari 2021 ini. Kami lanjut ke Kampung Benggwin Progo, disana mereka ada 50 kepala keluarga,” ujar Pdt. Jhon Anderi, kepada Pelitanusantara.Com, Selasa 5 Januari 2021.

Disingung Pelitanusantara, apakah masyarakat itu memerlukan bantuan berupa makan minum?, sebut Pdt.Jhon Anderi, ya mereka butuh sentuhan dan bantuan makan minum.

“Jika ada yg tergerak hati, silahkan membantu mereka. Dan kami siap menyalurkan kepada mereka. Berupa 75 paket sembako, untuk diberikan kepada 25 KK di Kampung Awon. Dan 50 KK di Kampung Benggwin Progo,” tutur Ketua Klasis Kemtuk Gresi GKI di Tanah Papua itu.

Mengakhiri wawancara, Pdt. Jhon Anderi, menuturkan, masyarakat suku Elseng itu, mereka hidup dan mendiami beberapa kampung yakni, Kampung Awon, Fis, Wais, Umberkwan dan Buyaskun. Aktivitas hidup mereka masih nomaden. Belum ada rumah tinggal yang layak, sekolah, bahkan gereja.pungkasnya.
(Richard)