Kunjungi Yonarmed 13/Nanggala, Pangdivif 1 Kostrad Tegaskan Kepemimpinan Dimulai dari Keteladanan dan Soliditas Prajurit

IMG 20260626 WA0177
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kunjungi Yonarmed 13/Nanggala, Pangdivif 1 Kostrad Tegaskan Kepemimpinan Dimulai dari Keteladanan dan Soliditas Prajurit

Sukabumi – Di tengah meningkatnya tuntutan profesionalisme prajurit TNI AD, Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, S.E., M.H.I., menegaskan bahwa kualitas sebuah satuan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan operasional maupun kemampuan persenjataan, tetapi juga oleh karakter personel yang menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, dan semangat persaudaraan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Pesan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Markas Yonarmed 13/Nanggala Kostrad di Sukabumi, yang menjadi bagian dari pembinaan organisasi sekaligus penguatan moral bagi seluruh prajurit. Dalam kunjungan itu, Pangdivif didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad, Ny. Ira Fikri Musmar, yang turut memberikan perhatian kepada keluarga besar prajurit.

Di hadapan seluruh personel, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya tanggung jawab seorang komandan. Setiap prajurit, apa pun pangkat dan jabatannya, harus mampu menjadi teladan melalui sikap, etika, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, budaya saling menghargai harus menjadi identitas setiap prajurit Kostrad. Perbedaan usia, latar belakang, maupun kepangkatan tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kerja sama yang solid. Justru keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan yang mempererat kebersamaan dan meningkatkan efektivitas organisasi.

Pangdivif juga mengingatkan bahwa menjaga nama baik satuan merupakan tanggung jawab seluruh anggota. Oleh sebab itu, setiap prajurit diminta menjauhi segala bentuk pelanggaran, menjaga disiplin, serta terus meningkatkan kemampuan sesuai bidang tugas masing-masing.

Dalam arahannya, ia menekankan bahwa prajurit profesional adalah mereka yang memahami tugasnya secara utuh, melaksanakan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab, serta mampu menjaga kepercayaan yang diberikan oleh negara dan masyarakat.

Selain memberikan motivasi kepada prajurit, kunjungan tersebut juga menjadi ajang mempererat komunikasi antara pimpinan dan anggota. Melalui dialog yang terbuka, Pangdivif berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis sehingga pembinaan personel dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan.

Kehadiran Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad menunjukkan bahwa pembinaan keluarga prajurit tetap menjadi perhatian. Keluarga yang harmonis dinilai memiliki kontribusi besar dalam membangun ketenangan batin dan semangat pengabdian setiap personel.

Bagi Yonarmed 13/Nanggala Kostrad, kunjungan ini menjadi penyemangat untuk terus mempertahankan budaya kerja yang disiplin, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Semangat kebersamaan yang terus dipupuk diyakini akan menjadi modal penting dalam menghadapi setiap tugas yang diamanahkan.

Melalui kunjungan tersebut, Pangdivif 1 Kostrad kembali menegaskan bahwa organisasi yang kuat tidak hanya dibangun melalui latihan dan kesiapan tempur, tetapi juga melalui pembinaan karakter yang dilakukan secara konsisten. Ketika integritas menjadi budaya dan persaudaraan menjadi kekuatan, maka profesionalisme akan tumbuh secara alami dalam setiap diri prajurit.

“Keteladanan adalah senjata pertama seorang prajurit sebelum ia memegang senjata di medan tugas.” Pesan itulah yang mengemuka dari kunjungan Pangdivif 1 Kostrad di Yonarmed 13/Nanggala. Sebab sebesar apa pun kekuatan alutsista, yang akan menjaga kehormatan TNI tetaplah prajurit yang berintegritas, menjunjung disiplin, serta mampu menjaga persatuan dalam setiap langkah pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi