Tutup Penugasan dengan Mempererat Sinergi, Dansatgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad Tinggalkan Warisan Kolaborasi di Perbatasan

IMG 20260626 WA0167
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Tutup Penugasan dengan Mempererat Sinergi, Dansatgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad Tinggalkan Warisan Kolaborasi di Perbatasan

Bengkayang – Setiap penugasan memiliki awal dan akhir. Namun, bagi prajurit Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Kalimantan Barat Sektor Barat Yonarhanud 1/Prajurit Bhumi Cakti (PBC)/1 Kostrad, berakhirnya masa tugas bukan sekadar pergantian personel. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan yang selama ini terjalin dengan seluruh pemangku kepentingan di kawasan perbatasan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Menjelang berakhirnya masa penugasan, Komandan Satgas Pamtas bersama Komandan Kompi SSK II Jagoi Babang melaksanakan kunjungan silaturahmi dan berpamitan ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pengelola PLBN serta para pimpinan instansi yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas kawasan perbatasan.

Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan pengabdian selama hampir satu tahun. Berbagai tantangan yang dihadapi di wilayah perbatasan mampu dilalui berkat komunikasi yang terbuka, koordinasi yang solid, dan semangat kolaborasi antarinstansi.

Bagi Satgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad, keberhasilan menjaga wilayah perbatasan tidak hanya ditentukan oleh kesiapsiagaan prajurit di lapangan, tetapi juga oleh sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk unsur pengelola PLBN, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan Kekarantinaan Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Dansatgas menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama pelaksanaan tugas. Ia menilai kebersamaan yang terbangun menjadi modal penting dalam menciptakan pelayanan yang efektif sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di pintu gerbang negara.

Pertemuan tersebut juga menjadi simbol bahwa hubungan antarlembaga tidak berakhir seiring selesainya masa penugasan. Nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan saling mendukung diharapkan tetap terpelihara sebagai fondasi bagi satuan yang akan melanjutkan estafet pengamanan di wilayah tersebut.

Sebagai salah satu kawasan strategis nasional, PLBN Jagoi Babang memiliki peran penting dalam aktivitas lintas batas Indonesia–Malaysia. Oleh karena itu, keberhasilan pengelolaan kawasan tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi berbagai instansi yang bekerja dengan semangat dan tujuan yang sama.

Kunjungan silaturahmi tersebut sekaligus menjadi cerminan budaya organisasi TNI yang menjunjung tinggi etika, penghormatan terhadap mitra kerja, dan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis sebagai bagian dari pelaksanaan tugas negara.

Bagi masyarakat perbatasan, sinergi yang terjalin selama masa penugasan Satgas Pamtas telah memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya rasa aman dan kelancaran aktivitas di kawasan lintas negara. Hal itu menjadi warisan penting yang diharapkan terus berlanjut pada masa penugasan berikutnya.

Perpisahan di perbatasan bukanlah tentang mengakhiri kebersamaan, melainkan merawat hubungan yang telah dibangun dengan penuh kepercayaan. Satgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad meninggalkan lebih dari sekadar jejak pengamanan wilayah; mereka mewariskan semangat kolaborasi, persaudaraan, dan pengabdian yang akan terus menguatkan wajah Indonesia di garis terdepan perbatasan.

Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi