Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalteng

pelitanusantarakalteng
Img 20230703 Wa0045
Spread the love

PALANGKARAYA,Pelitanusantara.com– Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi dan Bimtek Penyusunan Perencanaan Anggaran Melalui Aplikasi SIPD-RI di Luwansa Hotel berlangsung selama dua (2) hari, Senin (3/7) sampai Selasa (4/7) Tahun 2023.

SIPD-RI merupakan sistem informasi yang membantu penyediaan data dan informasi pembangunan daerah, penyusunan perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah secara elektronik yang pelaksanaannya oleh pemerintah daerah secara nasional.Juga suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Adapun Peserta sosialisasi ini sebanyak kurang lebih 200 orang yakni dari provinsi yang terdiri dari PPK, Pejabat Perencanaan/Penyusunan Program dan Operator serta dari kabupaten/kota yang terdiri dari dua orang Bappeda dan  dua orang BKAD. Sementara itu, Narasumber kegiatan kali ini adalah Plh. Kapusdatin Kemendagri RI Afrujal Dahrin dan Kepala Bidang Pengelolan Data dan Penyajian Informasi Yanuar Andriyana Putra yang hadir melalui zoom meeting, dan Achmad Furqon serta Girisena Ergasera yang hadir secara langsung.


Kepala BKAD Kalteng Syahfiri dalam laporannya menyampaikan maksud dilaksanakannya sosialisasi dan bimtek penyusunan perencanaan anggaran melalui aplikasi SIPD-RI, yaitu  untuk meningkatan kualitas penyusunan dokumen penganggaran daerah berbasis data yang terintegrasi dengan aplikasi perencanaan dengan domain sipd.go.id. Tujuan yang ingin dicapai, yaitu terwujudnya meningkatkan pemahaman dalam penyusunan penganggaran, terwujudnya pemahaman dalam melakukan penginputan data, terwujudnya sinkronisasi pencapaian sasaran program Daerah dalam PPAS dan R-APBD dengan program Pemerintah.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Setda Prov. Kalteng) Sri Suwanto mewakili Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin membuka secara resmi kegiatan ini serta menyampaikan sambutan tertulis Sekda Kalteng, mengatakan menyambut baik dengan dilaksanakannya Sosialisasi dan Bimtek Penyusunan Perencanaan Anggaran melalui Aplikasi SIPD-RI ini. SIPD merupakan amanat dari UU 23 Tahun 2014 Pasal 391 yang mana Pemerintah Daerah wajib menyediakan Informasi Pemerintahan Daerah, yang dikelola dalam suatu Sistem Informasi Pemerintahan Daerah.

“Sebagaimana diketahui pada tahun 2023 ini Provinsi Kalimantan Tengah telah menggunakan aplikasi SIPD dengan domain SIPD.Kemendagri.go.id dalam penyusunan perencanaan, penganggaran, penatausahaan maupun pelaporan”, tutur Sri Suwanto.

Sri Suwanto menjelaskan, dengan adanya peralihan aplikasi SIPD menjadi SIPD RI ini yang merupakan jembatan penghubung antara konsep transformasi pemerintah daerah ke dalam sistem pemerintah berbasis elektronik dan Satu Data Indonesia, dan mendorong inovasi percepatan elektronisasi bagi seluruh pemerintah daerah, demi terwujudnya konsistensi antara dokumen perencanaan, penganggaran, penatausahaan dan akuntansi pelaporan, diharapkan dapat mengakomodir kekurangan maupun permasalahan-permasalahan pada aplikasi sebelumnya dan membawa dampak positif dalam rangka peningkatan kinerja dan akuntabilitas pemerintah Daerah dalam mendukung tercapainya program nasional, serta memperkuat strategi nasional dalam pencegahan korupsi.

“Pada awal Juli ini telah memasuki tahapan penyusunan KUA PPAS yang merupakan tahapan penyusunan R-APBD Tahun Anggaran 2024. Diharapkan dengan adanya SIPD-RI ini penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat dirancang lebih adaptif, responsif, dinamis, inovatif dan akuntabel”, imbuhnya.

“Diharapkan setelah mengikuti Sosialisasi dan Bimtek ini para peserta sudah memahami dan dapat mengaplikasikan di daerah masing-masing” jelasnya

“Harapan kami agar bagian keuangan dan perangkat daerah yang terkait bisa menginput data-data kekemendagri, karna kita menganut sistem layanan online yang canggih, cepat, akurat, serta terpercaya” ungkapnya.*RB

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!