Pangdivif 2 Kostrad Tekankan Kepemimpinan Berkarakter, Prajurit Diminta Cerdas Sikapi Isu Global dan Era Digital

IMG 20260625 WA0141
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pangdivif 2 Kostrad Tekankan Kepemimpinan Berkarakter, Prajurit Diminta Cerdas Sikapi Isu Global dan Era Digital

Madiun – Perubahan geopolitik dunia yang berlangsung begitu cepat menuntut setiap prajurit TNI tidak hanya memiliki kesiapan fisik, tetapi juga wawasan kebangsaan, kedewasaan dalam bersikap, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pesan itulah yang menjadi benang merah dalam pengarahan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, kepada prajurit dan keluarga besar Yonif 501/Bajra Yudha di Madiun.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Dalam suasana penuh keakraban, Pangdivif mengajak seluruh personel untuk melihat berbagai dinamika internasional secara objektif tanpa mengurangi fokus terhadap tugas utama sebagai prajurit. Menurutnya, berbagai perkembangan global, termasuk situasi di kawasan Timur Tengah, dapat memberikan dampak terhadap stabilitas ekonomi dunia yang pada akhirnya ikut memengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia.

Karena itu, ia menegaskan bahwa prajurit harus memiliki kesiapan mental dan profesionalisme yang tinggi agar mampu menjalankan tugas negara dalam berbagai situasi. Ketangguhan seorang prajurit, menurutnya, tidak hanya diukur dari kemampuan di lapangan, tetapi juga dari kecerdasannya memahami perubahan lingkungan strategis.

Dalam arahannya, Pangdivif juga menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi di tengah era keterbukaan informasi. Ia mengingatkan bahwa perilaku setiap prajurit, termasuk aktivitas di media sosial, dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Media sosial, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi yang positif, edukatif, dan bertanggung jawab. Prajurit diminta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi serta selalu menjunjung tinggi etika dalam setiap interaksi di ruang digital.

Selain membahas profesionalisme prajurit, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun memberikan perhatian khusus terhadap peran keluarga sebagai fondasi utama keberhasilan pengabdian. Menurutnya, dukungan moral dari istri dan keluarga memiliki kontribusi besar dalam membentuk prajurit yang tangguh, fokus, dan mampu menjalankan tugas secara optimal.

Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Yonif 501/Bajra Yudha untuk membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis melalui komunikasi yang baik, saling mendukung, serta pengelolaan keuangan keluarga secara bijaksana. Keluarga yang kuat diyakini akan melahirkan prajurit yang lebih siap menghadapi tekanan dan tantangan tugas.

Pengarahan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan personel yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek kedinasan, tetapi juga pada pembangunan karakter dan kualitas kehidupan keluarga prajurit. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga soliditas organisasi dalam menghadapi tantangan masa depan.

Di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat, Pangdivif berharap seluruh prajurit Yonif 501/Bajra Yudha mampu menjadi teladan, baik dalam kedisiplinan, loyalitas, maupun sikap sebagai bagian dari institusi yang selalu dekat dengan rakyat.

Bagi seorang prajurit, menjaga kedaulatan negara tidak hanya dilakukan di medan tugas, tetapi juga melalui sikap, tutur kata, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan Pangdivif 2 Kostrad menjadi pengingat bahwa profesionalisme, integritas, dan keharmonisan keluarga merupakan tiga pilar yang akan menjaga kehormatan TNI di tengah perubahan zaman yang terus bergerak.

Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi