Mazmur 90:2 – “Sebelum gunung-gunung dilahirkan dan bumi serta dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.”
Pendahuluan:
Segala sesuatu di dunia ini memiliki awal dan akhir—kecuali Allah. Dia abadi, tidak berawal dan tidak berkesudahan. Inilah yang membedakan-Nya dari segala makhluk ciptaan.
1. Allah Ada Sebelum Segala Sesuatu
Wahyu 1:8 – “Aku adalah Alfa dan Omega… yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.” Dia tidak tergantung pada waktu. Waktu justru berada dalam kendali-Nya.
2. Keabadian Allah Menjamin Kesetiaan-Nya
Ibrani 13:8 – “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.” Karena Allah tidak berubah dan tidak berakhir, kasih dan janji-Nya pun kekal dan dapat diandalkan.
Aplikasi:
– Jangan takut akan masa depan—Allah yang kekal memegangnya.
– Berpeganglah pada janji-Nya yang tidak pernah kadaluarsa.
– Belajarlah hidup dengan perspektif kekekalan.
Doa:
“Ya Allah yang abadi, Engkau ada sebelum segala sesuatu ada, dan Engkau tetap selama-lamanya. Ajarku hidup setia di dunia yang sementara ini, karena aku percaya kepada-Mu yang tidak berkesudahan. Amin.”
Pdt. Ni Nyoman Priskila













