Pelitanusantara.com Desa Karangsetia, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi – Pokdarwis Alam Setia Lestari Desa Karangsetia mengembangkan perkebunan pepaya California dan budidaya perikanan air tawar di Tanah Kas Desa (TKD) Karang Mukti. Lahan yang sebelumnya berupa semak belukar dan dikerjasamakan dengan pihak ketiga kini berubah menjadi lahan produktif dengan 2000 pohon pepaya California yang telah tumbuh sekitar 1 meter dalam 3 bulan.

Pengembangan ini sejalan dengan Program Ketahanan Pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program Presiden Prabowo, karena ikan dan buah pepaya merupakan menu utama hidangan bergizi gratis. Menurut Oman Firmansyah, Ketua Pokdarwis Alam Setia Lestari, pengembangan ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan TKD Karangsetia agar tidak kembali menjadi belantara. “Kami ingin memanfaatkan lahan TKD Karangsetia agar tidak kembali menjadi belantara dengan mengembangkan perkebunan pepaya California dan budidaya perikanan air tawar,” ujar Oman.
Dalam pengembangan ini, Pokdarwis Alam Setia Lestari telah menanam 2000 pohon pepaya California di lahan TKD Karang Mukti. Pohon pepaya tersebut telah tumbuh sekitar 1 meter dalam 3 bulan. Oman mengungkapkan bahwa biaya pengembangan perkebunan pepaya California ini diperkirakan mencapai Rp 150 juta sampai panen. “Alhamdulillah, mudah-mudahan perkebunan pepaya California ini bisa berhasil sampai panen, di 4 sampai 5 bulan kedepan,” tambah Oman.
Selain mengembangkan perkebunan pepaya California, Pokdarwis Alam Setia Lestari juga mengembangkan budidaya perikanan air tawar. Mereka telah mengisi 40 empang dengan benih ikan Nila dan Gurame dari total 70 empang yang tersedia. “Kami berharap pihak pemerintah dapat mensupport dan mendorong usaha ini, agar bisa berkembang dan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi dan UMKM di Kabupaten Bekasi,” ujar Oman.
Dengan demikian, pengembangan perkebunan pepaya California dan budidaya perikanan air tawar dapat menjadi contoh sukses dan tempat edukasi bagi masyarakat. Pokdarwis Alam Setia Lestari berharap bahwa pengembangan ini dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi dan UMKM di Kabupaten Bekasi.[SS]













