MERAIH JANJI BERKAT TUHAN
Dalam menjalin hubungan dengan umat-Nya, Tuhan Yesus selalu bergerak dalam sebuah perjanjian. Salah satu perjanjian yang dibuat Tuhan dengan umat-Nya adalah PERJANJIAN BERKAT (THE COVENANT of BLESSING).
Untuk terealisasinya perjanjian berkat itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan:
- Kita harus siap mendengar suara Tuhan
- Mengasihi Tuhan — “Jikalau kamu mencintai Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” Yohanes 14:15
- Beribadah dengan segenap hati dan jiwa
Marilah kita membangun ibadah yang teratur, karena hanya melalui langkah dan tindakan ini kita akan memiliki kepekaan terhadap suara Tuhan, dan belajar untuk selalu mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa, sehingga janji-janji Tuhan terealisasi atas hidup kita.
Janji-janji berkat Tuhan adalah suatu kepastian. Tuhan tidak ingin kita termanipulasi oleh keadaan dunia. Meski di tengah persoalan hidup yang mencekam sekalipun, tetaplah fokus mengarahkan mata dan langkah kita dalam koridor Kerajaan Allah.
Tuhan Yesus tidak pernah melupakan janji berkat-Nya atas kita yang setia dan taat pada-Nya. Ada banyak cara Tuhan mengungkapkan berkat-Nya bagi kehidupan seseorang, bahkan sering terjadi lewat peristiwa yang tak terpikirkan sebelumnya.
Kalau janji-janji berkat Tuhan telah tercurah, tidak ada yang mampu menggagalkan, asal kita setia dan tetap fokus mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya.
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Matius 6:33
KESEDIAAN KITA UNTUK MELAKUKAN APA YANG MENJADI BAGIAN KITA, HAL INI AKAN MENJADIKAN PERJANJIAN BERKAT TEREALISASI ATAS KITA.
“Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika kamu mendengarkan suara Tuhan, Allahmu.” Ulangan 28:2
Selamat beraktivitas di akhir pekan dan hari terakhir bulan ini, dalam perkenan-Nya.
STAY in GOD
Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi di seluruh area kehidupan kita dinyatakan.
Abah Daniel













