Masa Kelam Kerajaan Pajajaran: Di Balik Bayang-Bayang Kehancuran

Kefaspelita
IMG 20250604 WA0064
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pelitanusantara.com Kerajaan Pajajaran, yang dulunya makmur dan sejahtera, terjerumus dalam kegelapan dan kehancuran pada masa pemerintahan Ratu Sakti. Ratu Sakti, pendahulu Ratu Nilakendra, dikenal sebagai raja yang suka mabuk-mabukan dan jauh dari agama (Sumber: Carita Parahyangan, 2015).

Kehancuran Moral dan Hukum

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Ratu Sakti tidak memedulikan tatanan hukum negara dan lebih suka memuaskan nafsu sendiri. Ia melakukan tindakan yang sangat tidak pantas, seperti mengawini seorang putri larangan yang dilarang oleh adat secara keras (Sumber: Adat dan Hukum di Jawa Barat, 2012). Ia juga memperistri ibu tirinya sendiri, tindakan yang sangat tidak pantas dan melanggar norma-norma sosial (Sumber: Sejarah Sosial Kerajaan Pajajaran, 2020).

Merampas Harta Masyarakat

Ratu Sakti merampas harta masyarakat tanpa alasan yang pasti, serta menghukum mati penduduk tanpa proses hukum yang adil (Sumber: Hukum dan Keadilan di Kerajaan Pajajaran, 2019). Masyarakat kecil menderita di bawah pemerintahannya yang zalim.

Kehancuran Kerajaan Pajajaran

Tindakan-tindakan Ratu Sakti tersebut menyebabkan masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap pemerintahan dan semakin memperburuk keadaan Kerajaan Pajajaran (Sumber: Krisis Kepercayaan di Kerajaan Pajajaran, 2016). Kerajaan yang dulunya makmur dan sejahtera, kini terjerumus dalam kegelapan dan kehancuran.

Ratu Nilakendra: Pemerintahan yang Berat

Ratu Nilakendra harus menghadapi warisan masalah yang kompleks dan berat untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan menstabilkan pemerintahan (Sumber: Sejarah Kerajaan Pajajaran, 2018). Ia harus bekerja keras untuk memulihkan Kerajaan Pajajaran dari kehancuran.

Sumber:

– Carita Parahyangan (2015)
– Adat dan Hukum di Jawa Barat (2012)
– Sejarah Sosial Kerajaan Pajajaran (2020)
– Hukum dan Keadilan di Kerajaan Pajajaran (2019)
– Krisis Kepercayaan di Kerajaan Pajajaran (2016)
– Sejarah Kerajaan Pajajaran (2018)