Kekosongan dan Kesombongan

Rumah
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

 

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Pelitanusantara.com |Mobil pribadi tak lagi beranjak dari garasi. Jet pribadipun terparkir rapi di bandara. Lalu lintas udara telah ditutup… Masing-masing negara focus untuk merawat warganya, berperang melawan musuh kecil yang tak terlihat.

Setiap manusia terkurung dalam kamarnya, atau dalam rumahnya, Pakaian dari designer terkenal, sepatu dan jam bermerek, minyak wangi dan seonggok alat make up kehilangan artinya, tergeletak tak berguna…

Tak ada lagi meeting mendadak ataupun bisnis meeting yang menyita waktu sehingga sering kali kita tak punya lagi waktu untuk keluarga dan untuk Allah swt .

Tak ada lagi pesta yang harus dihadiri, tak ada lagi nonton bareng, tak ada pula tongkrongan di cafe, tak ada lagi arak2an dan pesta seni, bahkan uang pun terhenti di bank.. semua tak ada arti.
Apalagi yg bisa disombongkan & dibangga2kan dlm keadaan spt ini?

Saat ini Allah swt sedang membukakan mata setiap orang ..
Yg terpapar di RS saat ini dengan kelas yang sama tidak ada lg kelas VIP , Super VVIP .. Orang Banyak harta , orang Miskin harta bersatu di ruang & kelas yg sama utk berjuang melawan penyakit dengan pelayanan yg sama.
Saat meninggalpun di peti yang sama tidak ada lg peti berlapis emas & tanpa bisa ditemani org2 tercinta ke liang lahat.
Orang Kaya saat sehat semua orang mendekat & saat divonis terkena virus mematikan ini, wlupun kaya raya semua org menjauh.

Bahkan Masjid yang megah dan mahal pun sekarang kosong, begitu juga tempat-tempat ibadah yg lain. tiba waktunya setiap orang menyembah Allah swt didalam mencapai kebenaran dan dalam hati.

Yang kita butuhkan hanya makanan dan udara tuk di hirup, kita hanya ingin hidup. Selebihnya menjadi tidak terlalu penting lagi.

Dunia tak pernah melihat kesombongan narsis seperti di jaman ini!

Kabar baiknya; kita diberikan 1 kesempatan lagi untuk introspeksi, melihat kedalam diri, bertanya kepada Allah swt : ”Kenapa Allah swt membiarkan kita tetap hidup? Untuk bersuka2 dan berhura-hura atau untuk membeli mobil barukah? Atau mungkin untuk menyelesaikan pendidikan sarjana?

Apakah tujuan hidup kita sekarang? Apakah tujuan hidup kita setelah pandemi Covid 19 ini ?

Mengapa Allah swt menyelamatkan kita,sedangkan yang lain menderita bahkan mati?

Manfaat apa yang harus kita bawa untuk sesama manusia, Allah swt memberikan kita satu kesempatan lagi,… tentunya kita harus gunakan dg sebaik-baiknya, agar hidup kita lebih manfaat dan maslahat utk diri kita, keluarga dan sesama

Mari kita berdoa dan bertobat. Membuat komitmen baru untuk menjalani hidup ini dengan lebih berarti…

Wilujeung siang
Semoga sehat selalu.

K.H. Tatang Firdaus