Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang Merenggut Nyawa Anggota Polres Trenggalek

IMG 20221002 WA0120
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

TRENGGALEK – Dalam laga pekan ke – 11 liga 1 2022-2023 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang antara Persebaya versus Arema terjadi kerusuhan yang mengakibatkan 127 suporter meninggal dunia dan satu diantaranya anggota Polres Trenggalek. Sabtu (01/10/2022) malam.

Sebelumnya, pihak kepolisian menyebut ada 127 orang yang meninggal dunia akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Kerusuhan terjadi usai pertandingan antara Arema versus Persebaya berakhir dengan skor 2-3. Pertandingan dimenangkan Persebaya Surabaya.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Sebanyak 127 Aremania dikabarkan menjadi korban tewas dalam insiden tersebut. Sementara itu, terdapat dua anggota kepolisian yang juga dikabarkan tewas. Mayoritas para korban meninggal dunia karena sesak nafas dan terinjak-injak usai pihak kepolisian menembakan gas air mata kearah tribun untuk melerai kerusuhan.

Sementara menurut data dan informasi yang diterima, satu anggota Polres Trenggalek, yaitu Briptu Fajar Yoyok Pujiono yang bertugas di Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek. Dilaporkan meninggal dalam tugas pengamanan dalam laga bola Indonesia Arema Vs Persebaya.

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino Mengatakan ada 25 personil dari Polres Trenggalek yang ikut bertugas. Satu diantaranya gugur dalam menjalankan tugas.

“Atas insiden yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang, Jajaran Polres Trenggalek turut berduka yang sangat mendalam” Kata AKBP Alith.

Dia menjelaskan, ada 25 anggota dari Polres Trenggalek yang bertugas. Satu diantaranya gugur dan anggota lain mengalami luka – luka.

“Kami jajaran Kepolisian Republik Indonesia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih bijak dan dewasa dalam mendukung tim sepak bola Indonesia, kami berharap musibah ini jangan sampai terulang kembali” ujar Kapolres.

Dari pantauan awak media, jenazah tiba di rumah duka pukul 11.00 di desa Sukosari Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Dan Jenazah dimakamkan di pemakaman umum Desa Sukosari pukul 11.45 WIB.

Usai Pemakaman Suwarno, mertua Briptu Fajar Yoyok saat di temui media mengatakan, beliau dikenal sebagai sosok yang baik dan tidak membeda-bedakan sekalipun dengan mertua sama dengan orang tuanya kandungnya.

“Saya mendapat kabar itu pukul 23.00 dari rekan dekatnya melalui sambungan seluler bahwa menantu saya mengalami musibah, lalu saya tanya kembali bagaimana keadaannya dan rekan menantu saya mengatakan Yoyok gugur dalam tugas” kata Suwarno.

Sebelum bertugas, Suwarno bercerita kepada awak media, satu minggu yang lalu sempat bercanda bersama keluarganya.

“Ya beliau satu minggu yang lalu bercanda bersama keluarga, sempat membahas tentang kompor listrik program dari pemerintah pusat, selama itu kami tidak merasakan firasat apa – apa. Terakhir dia pamit bertugas pada hari sabtu tanggal 1 Oktober 2022 pagi” ujar Suwarno.

Briptu Fajar Yoyok Pujiono lahir di Trenggalek pada 18 Agustus 1995. Beliau menjabat sebagai Banit Satreskrim Polsek Dongko, Kabupaten Trenggalek dengan pangkat Briptu. Briptu Fajar gugur dalam tugas pengamanan pertandingan sepak bola antara Persebaya Versus Arema dalam laga pekan ke – 11 liga 1 2022-2023 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang.(MJ Pelita Nusantara)