Tuan Rumah HUT ke-24 Apkasi, Trenggalek Kedepankan Kelestarian Alam

Kefaspelita
Im097gges (65)
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Trenggalek , Pelitanusantara.com – Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan peringatan sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun ke-24 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang berlangsung pada 7-9 Juni 2024.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, kegiatan awal ulang tahun Apkasi ke-24 itu ditandai dengan gala dinner yang akan berlangsung di Tebing Kepuh.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Lewat bekas tambang batu andesit itu, pihaknya ingin menunjukkan konsentrasi Trenggalek yang lebih mengedepankan aspek kesinambungan kelestarian alam dalam pembangunan daerah.

“Kita ingin tunjukkan ekonomi Trenggalek itu based on creativity, bukan based on eksplorasi yang di dalamnya termasuk tambang. Jadi ini sebagai simbol, bekas tambang disulap jadi tempat festival ligth and sound yang mengolaborasikan teknologi dan seni,” kata Mas Ipin sapaan akrabnya, melalui keterangan resmi seperti dilansir ANTARA, Selasa (4/6/2024).

Usai gala dinner yang rencananya berlangsung pada 7 Juni itu, rangkaian kegiatan lain dalam HUT itu adalah sepakbola pantai, dialog nasional, women program, syukuran HUT ke-24 Apkasi, grand final Putri Otonomi Indonesia (POI) hingga fun walk.

Selain bupati se-Indonesia, kegiatan itu juga dihadiri tamu dari luar negeri.

“Selain pemilihan POI itu ada workshop smart mobility yang dilakukan CALD, Council of Asian Liberals and Democrats (Dewan Liberal dan Demokrat Asia). Kumpulan partai politik se-Asia Pasifik yang konsen kebijakan pro hak asasi manusia,” imbuhnya.

Mas Ipin menyebut, peringatan HUT ke 24 Apkasi dan pemilihan duta POI ini diklaim paling ramai, sebab sejauh ini sebanyak 35 kepala daerah terkonfirmasi bakal hadir dalam puncak perayaan.

Momentum itu dimanfaatkan Trenggalek untuk mengenalkan potensi daerah Trenggalek kepada luar daerah.

“Mungkin Apkasi yang cukup paling ramai. Saya mengikuti beberapa HUT Apkasi di kabupaten lain itu rata-rata yang datang, bupatinya sekitar 6-7 di bawah 10. Tetapi ini yang konfirmasi sudah sekitar 35 bupati yang akan datang. Dan itu rata-rata membawa rombongan 10 hingga 20 orang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Ipin memohon dukungan kepada masyarakat untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Di antaranya adalah tidak menjadikan jalur sepeda menjadi lahan parkir  mengingat jalur itu nanti bakal dilalui para delegasi menggunakan transportasi umum yang prototype-nya digarap bersama bluebird.

Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat dapat membidik peluang ekonomi dalam momentum itu mengingat terdapat sejumlah titik yang bakal jadi konsentrasi massa, misalnya di area Pantai Prigi dan sekitarnya.

(Red)