DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi Pasar Jambu Dua, Kenyamanan Pengunjung Jadi Prioritas

IMG 20260630 WA0072
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi Pasar Jambu Dua, Kenyamanan Pengunjung Jadi Prioritas

BOGOR – Keberadaan pasar tradisional tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan, tetapi juga oleh kenyamanan pengunjung dan tingginya aktivitas transaksi yang berlangsung setiap hari. Hal itulah yang menjadi perhatian Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, saat meninjau Pasar Jambu Dua bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor, Senin (29/6/2026).

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan operasional pasar sekaligus mengevaluasi berbagai fasilitas yang telah disediakan bagi pedagang dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Rifki menilai pembangunan fisik Pasar Jambu Dua menunjukkan perkembangan yang positif. Penataan kios dan los dinilai lebih tertib, sementara sejumlah fasilitas penunjang seperti area parkir, jalur bongkar muat, hingga sarana umum telah tersedia guna mendukung aktivitas perdagangan.

Namun menurutnya, keberhasilan sebuah pasar tidak cukup hanya diukur dari tampilan bangunan yang modern. Pasar harus mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan mudah diakses sehingga masyarakat menjadikannya sebagai pilihan utama untuk berbelanja.

“Bangunan yang baik harus diikuti dengan pelayanan dan kenyamanan yang baik pula. Tujuannya agar aktivitas perdagangan terus tumbuh dan pedagang memperoleh manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung,” ujarnya.

Komisi II DPRD Kota Bogor juga mencatat sejumlah aspek yang masih memerlukan penyempurnaan. Di antaranya pengaturan arus pengunjung agar lebih tertib, peningkatan kebersihan lingkungan pasar, penguatan sistem keamanan, penataan kapasitas parkir, hingga kemudahan akses transportasi umum menuju kawasan Pasar Jambu Dua.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap area kuliner di lantai dua. Rifki menilai kenyamanan pengunjung akan semakin meningkat apabila sirkulasi udara diperbaiki melalui penambahan kipas angin atau blower sehingga suasana di sentra kuliner menjadi lebih sejuk.

Menurutnya, kawasan kuliner memiliki potensi besar menjadi daya tarik baru bagi masyarakat apabila didukung fasilitas yang memadai.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, serta jajaran Pemerintah Kota Bogor sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat.

Rifki menegaskan, DPRD Kota Bogor akan terus mengawal proses evaluasi bersama Pemerintah Kota Bogor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya agar setiap masukan dapat segera ditindaklanjuti.

Ia berharap Pasar Jambu Dua tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang mampu mengangkat kesejahteraan para pedagang serta memperkuat peran UMKM di Kota Bogor.

Dengan pengelolaan yang profesional, pelayanan yang semakin baik, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pasar Jambu Dua diharapkan mampu menjadi salah satu ikon pasar rakyat modern yang ramai dikunjungi masyarakat sekaligus menjadi penggerak ekonomi lokal di Kota Bogor.