Sudah Berstatus “Tersangka” Korupsi, PD Diharapkan Siapkan Pengganti YB

IMG 20200904 WA0029
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Jayapura (04/09/2020) – Pelitanusantara.Com | Pimpinan Partai Demokrat, Papua, diharapkan bisa menyiapkan calon lain, untuk mengantikan calon petahana, Bupati Kabupaten Waropen, Yeremias Bisai (YB), yang sudah berstatus “tersangka”, dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Tinggi Papua (Kajati Papua), atas dugaan kasus gratifikasi 19 Miliar, pada Tahun 2010.

Demikian disampaikan oleh kaum muda, asal Kabupetan Waropen, Odi Refasi, kepada wartawan, Jumat (04/08/2020) di Jayapura, Papua.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Sebut, Odi, kegelisihan dalam dirinya, sebagai anak Waropen, dimana Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan B1KWK terhadap salah satu pasangan calon yang sudah berstatus “tersangka” untuk ikut Pilkada 2020, di Papua, Kabupaten Waropen.

“Ketua umum PD, harus selektif dalam memberikan dukungan kepada calon, kendati pun itu kader partai. Nyatanya sudah berstatus tersangka, tapi masih diberikan dukungan lewat B1KWK dan surat keputusan (SK) penetapan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, atas nama Yeremias Bisai, SH dan Lamek Maniagasi, SE, Senin 31 Agustus 2020, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta,” ujar kaum muda Waropen itu.

Sebagai generasi muda penerus bangsa, Odi memesan dan berharap, PD harus memberikan pembelajaran politik yang baik dan bersih kepada rakyat, sebagaimana semangat patriotisme yang ditanamkan oleh mantan Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan semangat “penegak hukum memiliki kedaulatan yang penuh. Hukum harus sebagai panglima, dan bukan politik. Untuk itu para pemegang kekuasaan harus tunduk kepada penegak hukum.

“Partai Demokrat jangan abaikan persoalan hukum, sebab masyarakat Waropen sudah mengetahui apa yang menimpa pemimpin daerah mereka, sebab dampaknya juga ke nama baik partai dan kekecewaan masyarakat Waropen, bila mana usungan PD menjadi pemenang dalam Pilkada atau terpilih, lalu terbukti bersalah dan ditahan. Kasihan masyarakat Waropen jadi korban dan partai dirugikan dari sisih kekuasaan. Sudah banyak contoh di Papua, lihat kasusnya Wakil Bupati Sarmi, Ibu Yosina Insaf, setelah jadi pememang Pilkada, sekarang ditahan di Lapas Abepura, Jayapura. Ini yang saya kuatirkan, dan jangan sampai terjadi di Waropen, terhadap YB,” tutur, anak Waropen itu, dengan nada haruh.

Pesan generasi muda Waropen itu, pimpinan PD Papua, harus melihat kader lain, selain YB di Pilkada Waropen, untuk mengantisipasi kasus hukum yang melilit Ketua DPC PD Waropen itu.pungkasnya. (Richard)