Polres Trenggalek Terus Geliatkan Penghijauan.

Kefaspelita
IMG 20220128 WA0048
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Trenggalek – Merujuk Undang Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indononesia, Polres Trenggalek Jumat 28 Januari 2022, mengelar penanaman sepuluh ribu pohon tahap ke 2 di wilayah Kabupaten Trenggalek, yang bertempat di area wisata Banyu Lumut Desa Tegaren Kecamatan Tugu.

Dalam kegiatan penanaman sepuluh ribu pohon tahap ke 2 ini Polres Resor Trenggalek bekerjasama dengan beberapa pihak diantaranya : Forpimda Trenggalek, Forkopimcam Tugu, SMA Negeri Tugu, Pemerintah Desa Tegaren, IPSI Kabupaten Trenggalek, Si Pekat Kabupaten Trenggalek, LGMI DPW II Kabupaten Trenggalek dan POKDARWIS Banyu Lumut.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Kapolres Trenggalek AKBP. Dwiasi Wiyatputera selepas acara seremonial kepada Awak Media 28 Januari 2022, menyampaikan “kegiatan ini merupakan presisi Bapak Kopolri, Bapak Kapolda dan Anjuran Bupati untuk satu orang menanam satu pohon, ini juga tindak lanjut kegiatan awal yang lounchingnya di Desa Nglebeng Kecamatan Panggul bulan Desember 2021 area wisata Pantai kunang.

Masih menurut Kopolres Trenggalek, wisata Banyu Lumut ini merupakan kegiatan tahap ke 2 program sepuluh ribu tanam pohon yang di inisiasi Polres di wilayah Trenggalek, selain sebagai bentuk kepeduliyan Polres Resor Trenggalek terhadap alam dan lingkungan hidup dalam upaya menangulangi/ pencegahan terjadinya bencana alam, ini juga salah satu wujud peduli Polres Trenggalek terhadap Bumi Minaksopal dan warga sekitar, tutunya.

Ditempat terpisah Imam Bahrudin Ketua LGMI Trenggalek kepada Awak Media menyampaikan, ” LGMI sangat mendukung dan bangga terhadap kegiatan ini karena kegiatan semacam ini seiring dan Senafas dengan program LGMI dalam Wujud Perjuangan Bela Negara.

Karena Membela Negara itu tidak harus perang namun dengan tindakan nyata yang bisa bermanfaat bagi orang banyak itu sudah bentuk Bela Negara.

Masih menurut Ketua LGMI yang akrap disapa dengan sebutan Ceklik, dampak dari penanaman pohon ini selain untuk pencegahan terjadinya bencana alam, mencegah terjadinya matinya mata air (sumber), juga akan bisa jadi daya tarik tersendiri untuk obyek wisata selama di kelola dengan baik, apalagi Bunyu Lumut yang lokasinya di wilayah Kecamatan Tugu tentu akan jadi incaran wisata lajutan setelah dari Bendungan Nglingis tentunya juga akan berpengaruh terciptanya lapangan pekerjaan warga sekitar, tuturnya. (MJ – pelitanusantara.Com)