Pemko Langsa Salurkan Puluhan Ton Benih Padi, Ribuan Petani Langsa Timur dan Langsa Lama Terima Bantuan
Langsa | Pemerintah Kota Langsa terus memperkuat sektor pertanian sebagai garda utama ketahanan pangan daerah. Melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP), Pemko Langsa menyalurkan bantuan benih padi kepada ribuan petani yang tersebar di Kecamatan Langsa Timur dan Langsa Lama, Rabu (29/04/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, di Gampong Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur. Program ini merupakan bagian dari bantuan pemerintah pusat melalui Pemerintah Aceh yang disalurkan secara bertahap guna membantu pemulihan dan peningkatan produktivitas pertanian, khususnya di wilayah terdampak banjir.
Pada tahap pertama yang direalisasikan Maret 2026 lalu, bantuan telah menyasar lahan pertanian seluas 48 hektare dengan total 1,2 ton benih padi untuk 13 kelompok tani yang beranggotakan sekitar 260 petani di Kecamatan Langsa Barat dan Langsa Kota.
Sementara pada tahap kedua, skala bantuan meningkat signifikan. Pemerintah menyalurkan sebanyak 24,425 ton benih padi varietas unggul Inpari 32 untuk lahan seluas 977 hektare di Kecamatan Langsa Timur dan Langsa Lama.
Varietas Inpari 32 dipilih karena dinilai memiliki produktivitas tinggi dan mampu beradaptasi dengan kondisi lahan pertanian di wilayah setempat.
Secara keseluruhan, sebanyak 101 kelompok tani menerima bantuan tersebut, terdiri dari 90 kelompok tani di Kecamatan Langsa Timur dan 11 kelompok tani di Kecamatan Langsa Lama dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 2.200 petani.
Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang telah diverifikasi, serta mendapat pendampingan langsung dari penyuluh pertanian lapangan dan jajaran DPPKP Kota Langsa agar distribusi berjalan tepat sasaran.
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.
“Setiap bantuan yang diterima Pemerintah Kota Langsa akan kami pastikan tersalurkan secara cepat, tepat, dan tepat sasaran. Kami ingin petani benar-benar merasakan manfaatnya untuk meningkatkan hasil produksi pertanian,” ujar Jeffry.
Ia juga menilai, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan daerah. Karena itu pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan agar para petani semakin mandiri, produktif, dan sejahtera,” katanya.
Jeffry turut mengingatkan kelompok tani agar memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal serta terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dalam proses pengelolaan lahan dan masa tanam.
“Kami berharap bantuan ini menjadi pemicu semangat bagi para petani untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan Kota Langsa ke depan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD, camat, geuchik, penyuluh pertanian lapangan, serta para kelompok tani penerima bantuan.
(Jihandak Belang/Sumber : Kominfo Langsa)













