PB FORMULA dan Kemenaker RI Perkuat Sinergi Bangun SDM dan Kemandirian Ekonomi Rakyat
JAKARTA — Pengurus Besar FORMULA menggelar rapat pimpinan bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (18/5/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis yang berorientasi pada penguatan sumber daya manusia serta pembangunan ekonomi masyarakat berbasis kemandirian.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan menghasilkan berbagai gagasan strategis untuk mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia di tengah tantangan ekonomi dan persaingan global yang semakin dinamis.
Ketua Umum PB FORMULA, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, hadir langsung bersama Ketua Umum Wanita FORMULA, Putroe Fajriah, ST, serta jajaran pengurus lainnya untuk memaparkan sejumlah program prioritas organisasi ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, PB FORMULA menegaskan komitmennya untuk ikut berperan aktif mendukung program pemerintah melalui pengembangan tenaga kerja yang profesional, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.
Salah satu agenda utama yang dibahas yakni rencana pembentukan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) berbasis kompetensi yang akan difokuskan pada kebutuhan dunia kerja nasional maupun internasional. LPK tersebut direncanakan berpusat di Formula Tower sebagai pusat pelatihan vokasi, pengembangan keterampilan, hingga inkubasi kewirausahaan masyarakat.
Selain itu, PB FORMULA juga memperkenalkan Program Sejuta Santri Entrepreneur sebagai upaya mendorong lahirnya generasi santri yang mandiri secara ekonomi dan memiliki kemampuan kewirausahaan.
Program tersebut diarahkan untuk membangun kapasitas santri dalam bidang usaha, manajemen, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis pesantren. Langkah itu dinilai penting dalam memperkuat ekonomi umat sekaligus membuka peluang usaha baru di tengah masyarakat.
Pihak Kementerian Ketenagakerjaan RI memberikan respons positif terhadap berbagai program yang dipaparkan PB FORMULA. Program-program tersebut dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam memperluas lapangan kerja, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, serta memperkuat kualitas SDM Indonesia.
Kedua pihak juga sepakat untuk melanjutkan pembahasan teknis sebagai langkah tindak lanjut agar setiap program dapat berjalan secara terarah, terukur, dan tepat sasaran.
PB FORMULA menilai sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi rakyat serta menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.
Sumber: Zoel
Jurnalis: Romo Kefas













