FORMAKSI (FORUM MASYARAKAT KRISTEN BEKASI) APRESIASI KEPOLISIAN – KEGIATAN NATARU DI KOTA BEKASI BERJALAN AMAN DAN LANCAR

Kefaspelita
1767365985414
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

KOTA BEKASI, 03 JANUARI 2026 – Kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini berjalan dengan kondisi yang aman dan lancar di seluruh wilayah Kota Bekasi. Hal ini mendapat apresiasi resmi dari FORMAKSI (Forum Masyarakat Kristen Bekasi), yang menyatakan bahwa kerja keras aparat kepolisian telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan tradisi perayaan maupun aktivitas sehari-hari.

Ketua Presidium FORMAKSI Kefas Hervin Devananda, S.H., S.Th., M.Pd.K, dalam keterangan resmi yang diterima wartawan pada hari ini (3 Januari 2026, Sabtu) menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh personel kepolisian yang telah berjibaku menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Nataru.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

“Kita menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Kepolisian yang telah bekerja profesional dan maksimal dalam menjaga keamanan selama perayaan Nataru. Kondisi yang aman dan lancar ini tidak tercapai dengan mudah – melibatkan perencanaan matang, pengaturan personel yang tepat, serta kerja sama yang baik dengan berbagai pihak terkait dan masyarakat,” ujar Kefas Hervin Devananda.

Menurut Ketua Presidium, keberhasilan menjaga keamanan selama Nataru tidak lepas dari langkah-langkah preventif yang dilakukan sejak jauh hari. Aparat kepolisian telah melakukan berbagai upaya mulai dari pemetaan titik-titik rawan, penyebaran personel di lokasi-lokasi keramaian seperti gereja, tempat ibadah lainnya, pusat perbelanjaan, dan objek wisata di Kota Bekasi, hingga melakukan komunikasi intensif dengan elemen masyarakat serta pelaku usaha.

“Kita melihat bahwa langkah-langkah yang diambil tidak hanya bersifat reaktif, tetapi lebih banyak bersifat preventif. Hal ini terbukti dengan tidak adanya insiden serius yang terjadi selama periode perayaan. Masyarakat dapat menjalankan ibadah, berkumpul dengan keluarga, dan menikmati momen liburan dengan tenang,” jelasnya.

Kefas Hervin juga menyoroti pentingnya kerja sama antara kepolisian dengan berbagai stakeholder termasuk pemerintah daerah Kota Bekasi, organisasi masyarakat, dan unsur agama dalam menciptakan suasana yang kondusif selama Nataru.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Presidium mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia berharap bahwa sinergi yang terbangun selama Nataru dapat menjadi dasar untuk menjaga stabilitas wilayah Kota Bekasi di masa mendatang.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Prestasi yang dicapai selama Nataru harus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kita berharap keamanan yang telah tercipta dapat terus dipertahankan, bukan hanya pada saat perayaan besar, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari,” tegas Kefas Hervin Devananda, S.H., S.Th., M.Pd.K.

Sementara itu, berdasarkan rilisan pers resmi yang diterbitkan oleh Dinas Humas Kapolres Kota Bekasi pada 2 Januari 2026, Jumat, Kapolres Kota Bekasi menyampaikan bahwa seluruh personel telah kembali ke posisi rutin setelah periode Nataru, namun tetap menjaga kewaspadaan tinggi untuk menangani segala kemungkinan situasi yang muncul.

“Selama periode perayaan Natal tanggal 25 Desember 2025 hingga Tahun Baru tanggal 1 Januari 2026, kami telah mengoptimalkan penyebaran personel sebanyak 750 orang di 50 titik strategis di Kota Bekasi, termasuk Gereja Santa Perawan Maria Tak Bernoda Margahayu, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bekasi Timur, pusat perbelanjaan Grand Metropolitan Bekasi, dan kawasan wisata Snow World Revo Town. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa adanya insiden yang mengganggu ketertiban umum maupun keamanan masyarakat,” ujar Kapolres Kota Bekasi dalam rilisan pers tersebut.

“Kini personel telah kembali menjalankan tugas rutin, namun kami tetap melakukan patroli terpadu dengan pihak terkait serta memantau perkembangan situasi di lapangan guna menjamin keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan di Kota Bekasi,” tambahnya.

(Rls).
Redaktur: Tri Satini