Dukung Indramayu Zero New Stunting, Diskominfo Gencarkan Program OTAAS

Kefaspelita
Img 20240522 Wa0088
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Indramayu, Pelitanusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu secara konsisten terus melakukan berbagai upaya dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting serta visi dan misi Kabupaten Indramayu yang salah satunya adalah peningkatan pelayanan kesehatan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Upaya konsisten Pemkab Indramayu tersebut direalisasikan melalui berbagai inovasi dalam menurunkan stunting di antaranya adalah Gerakan Orang Tua Asuh Stunting (OTAAS) dengan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak risiko stunting seperti yang dilakukan Diskominfo Indramayu bersama unsur kecamatan dan puskesmas di wilayah Kecamatan Tukdana, Rabu 22 Mei 2024.

PMT tersebut dilakukan guna mendorong peningkatan asupan gizi yang dikonsumsi balita yang terindikasi stunting agar dapat tercukupi sehingga dapat kembali sehat.

Sekretaris Diskominfo A. Sudalim Gymnasthiar menuturkan, stunting ini merupakan salah satu hal yang mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu, terlebih Indonesia digadang-gadang akan mendapat bonus demografi pada 2045.

Sudalim menyebut Pemkab Indramayu terus berupaya melakukan intervensi stunting secara cepat dan tepat agar target penurunan stunting di angka 14 persen dapat dicapai dan tidak ada stunting baru (Zero New Stunting), sehingga dapat melahirkan generasi muda yang sehat, berkualitas, berkompeten dan berdaya saing.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar Pemkab Indramayu di bawah komando Ibu Bupati Nina Agustina dalam meningkatkan pelayanan kesehatan untuk mendorong Kabupaten Indramayu yang bebas stunting dan mewujudkan Indramayu yang BERMARTABAT (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat),” pungkasnya.(Fikri)