Di balik awan kelabu yang menggantung pilu,
Tersembunyi mentari, sinarnya menunggu.
Jangan biarkan gundah merenggut asa,
Karena pelangi hadir setelah badai menerpa.
Setiap tetes air mata adalah permata,
Yang menguatkan jiwa, tak kenal dusta.
Luka adalah guru, pahit getirnya,
Mengajarkan arti hidup, indahnya berharga.
Bangkitlah dari keterpurukan, tebarkan senyum,
Hadapi dunia dengan langkah yang teguh.
Jangan takut jatuh, karena setiap bangkit,
Kau ukir sejarah, kisah yang epik.
Kepakkan sayapmu, terbanglah tinggi,
Lampaui batas diri, raih mimpi.
Karena di setiap perjuangan, ada kemenangan,
Di setiap harapan, ada keajaiban.
Jadikan setiap hari lembaran baru,
Lukiskan warna-warni, jangan ragu.
Karena hidup adalah anugerah terindah,
Syukuri setiap detik, jangan menyerah.
Di balik awan kelabu, mentari bersinar,
Menyambutmu dengan cinta yang membakar.
Jadilah pelita, bagi yang kehilangan arah,
Tebarkan kebaikan, tanpa lelah.
Romo Kefas













