Bareskrim Polri Gerebek THM New Zone Medan, Dugaan Sarang Narkoba dan Pelanggaran Anak di Bawah Umur Terbongkar
Jakarta – Langkah tegas akhirnya dilakukan Bareskrim Polri terhadap dunia hiburan malam yang diduga menjadi tempat subur peredaran narkoba. Tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek Tempat Hiburan Malam (THM) New Zone di Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu dini hari (23/05/2026).
Penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 03.25 WIB itu sontak menghebohkan publik. Sebanyak 34 orang langsung diamankan dari lokasi, mulai dari owner, manajer, staf operasional, pengunjung dewasa hingga anak di bawah umur yang diduga turut berada di dalam area hiburan malam tersebut.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa operasi dilakukan berdasarkan penyelidikan terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut.
“Terhadap 34 orang yang diamankan telah dilakukan tes urine dan sebagian dinyatakan positif mengonsumsi narkoba,” ujar Brigjen Pol. Eko.
Dalam operasi itu, aparat juga menyita sejumlah barang bukti narkotika dari dalam lokasi hiburan malam. Meski belum dirinci secara detail jenis dan jumlah barang bukti yang diamankan, penggerebekan ini kembali membuka tabir gelap dunia hiburan malam yang diduga kerap menjadi lokasi transaksi dan pesta narkoba terselubung.
Publik pun mempertanyakan bagaimana tempat hiburan malam yang disebut-sebut memiliki riwayat kasus narkoba itu masih bisa beroperasi hingga dini hari tanpa pengawasan ketat.
Yang lebih memprihatinkan, adanya pengunjung anak di bawah umur di dalam lokasi turut memunculkan sorotan keras dari berbagai kalangan. Sebab hal itu tidak hanya berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga menyangkut lemahnya pengawasan terhadap akses anak-anak ke tempat hiburan malam.
“Kalau benar ada anak di bawah umur berada di lokasi hiburan malam saat operasi narkoba berlangsung, ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Ada unsur kelalaian serius yang harus diusut,” ujar salah satu pemerhati sosial di Medan.
Penggerebekan ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi pengelola tempat hiburan malam yang diduga menjadikan bisnis hiburan sebagai kedok aktivitas ilegal. Tidak sedikit masyarakat menilai bahwa praktik semacam ini kerap berlangsung secara terbuka, namun seolah sulit tersentuh hingga aparat pusat turun langsung melakukan tindakan.
Bareskrim Polri kini membawa seluruh pihak yang diamankan ke kantor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba yang lebih besar di balik operasional THM tersebut.
Brigjen Pol. Eko memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru.
Sementara itu, masyarakat berharap operasi semacam ini tidak berhenti pada satu lokasi saja. Sebab dugaan peredaran narkoba di tempat hiburan malam dinilai masih menjadi ancaman serius, terutama bagi generasi muda.
Penggerebekan THM New Zone Medan menjadi sinyal bahwa aparat penegak hukum mulai serius membongkar dugaan praktik-praktik ilegal yang selama ini bersembunyi di balik gemerlap dunia hiburan malam.
(Jihandak Belang/Sumber : Div. Humas Polri)













