Tekait Biaya Perpisahan Yang di Keluhkan Wali Murid, Beginilah Jawaban Pihak SMPN 1 Cikande

IMG 20220630 WA0157
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Serang – Menanggapi Unek unek serta keluhan Wali Murid perihal Tarif Biaya Perpisahan Siswa siswi kelas 9 dan Uang partisipasi dari Kelas 7 – 8 SMP N 1 Cikande beberapa waktu lalu.

Ini Jawaban dari Kepala Sekolah SMPN 1 Cikande, Muhri saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (31/6/33) bersamaan dengan dihadirkannya Ketua Komite, Sekretaris, Bendahara.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Dikatakannya, “Sebenarnya Hal terkait biaya perpisahan itu sudah sesuai kesepakatan saat diadakannya Rapat komite dengan orangtua murid, semua sudah jelas dirinci terkait apa saja yang dibutuhkan saat hari H perpisahan siswa-siswi, ” Terang Muhri.

Kemudian, Adapun dengan biaya foto yang dikatakannya itu harus dibayar itu tidak di paksakan, ” Soal foto yang katanya harus bayar lagi, itu buat album loh ya, itu jika siswa siswa mau membuat kan sejenis foto kenang kenangan, kita hanya mempermudah makanya di siapkan lah itu Tukang Foto, Bagi siapa yang Mau ya silahkan itu, jadi tidak dipaksakan, itu diluar konteks dari pembahasan saat Rapat Komite dengan Orangtua, tapi untuk biaya yang dianggarkan untuk keperluan Foto yang sudah ada dalam rincian itu, ya Itu memang harus, karena itu buat pemberkasan Siswa, itu Wajib.” urai Kepsek SMP N 1 Cikande.

Ditempat yang sama Ketua Komite SMPN 1 Cikande, Rahmat didampingi sekretaris dan bendaharanya, menjelaskan, ” Dalam rapat saat itu sebenarnya sudah sangat gamblang di bahas, dan Forum saat itu terbuka untuk diskusi, atas dasar itu lah kesepakatan terkait Biaya yang sudah dirinci tersebut sudah jelas disebut kan untuk apa, dan untuk sarana nya apa,” Ujar Rahmat.

Sependapat dengan Rahmat, Sekretaris Komite SMP N 1 Cikande, Nanang, ” Ya itu lah kenapa saat rapat, orang tua berperan untuk membuka suara saat diadakan nya rapat, kan saat itu ruang diskusi terbuka untuk orangtua, karena ini demi kelancaran dan kepentingan anak anak sekolah,” Imbuhnya.

Harapan kami kedepan, para Wali murid atau orangtua dari siswa, ” Jika sifatnya itu untuk kepentingan Anak anak, orangtua silahkan dibicarakan saat rapat, disitulah gunanya kita membuka ruang pembahasan, disitu kita terbuka, tidak ada yang kita tutup tutupi, nah terkait hal ini, itu sudah disepakati para orang tua, jadi itu hanya miss informasi saja,” Tutup Nanang mengakhiri.(Red)