Sleman Temple Run #7″Kembali di Gelar

IMG-20221111-WA0114
Spread the love

SLEMAN – Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki kekayaan warisan yang cukup banyak diantaranya cagar budaya berupa Candi dari abad IX masehi , hal ini meneguhkan Kabupaten Sleman dengan Icon “Sleman sebagai Kabupaten Seribu Candi” diantaranya yang cukup terkenal adalah Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko.

Potensi wisata budaya dengan icon candi peninggalan abad IX masehi yang berada di kawasan perbukitan shiva plateau menumbuhkan ide penyelenggaraan event sport tourism dengan memanfaatkan candi-candi menjadi sebuah event olah raga lintas alam dari candi ke candi.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid, SH , kepada wartawan saat press conference kegiatan Sleman Temple Run #7″ bertempat di the Alana hotel Yogyakarta, Kamis (11/11/2022) mengatakan, promosi destinasi wisata melalui event merupakan salah satu strategi promosi , karena promosi wisata dalam bentuk event memberikan dampak yang signifikan terhadap destinasi wisata, sekaligus menumbuhkan aktifitas ekonomi masyarakat dan memberikan pengalaman baru serta kenangan bagi wisatawan.

Penyelenggaraan “Sleman Temple Run #7″ 2022” (STR) bekerjasama dengan komunitas Trail Runners Yogyakarta, kegiatan akan dilaksanakan, minggu 20 Nopember 2022, start dan finish di Candi Banyunibo Bokohardjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, ujar Kadis Pariwisata Sleman.

Sementara itu, Race Director Sleman Temple Run (STR )2022, Roostian Gamananda ,menambahkan bahwa kegiatan STR, dilaksanakan dalam 3 kategori yaitu kategori 25 K., kategori 13 K dan kategori 7 K, dengan memperebutkan hadiah kejuaraan putra, putri masing-masing kategori, Medali Finisher, Trophy dan uang pembinaan masing-masing kategori untuk juara 1, 2 dan 3 tuturnya.

Selain itu, sebagai upaya menambah daya tarik event kami melibatkan peran serta masyarakat lokal , terutama Dusun-Dusun yang dilewati sepanjang jalur /track Sleman Temple Run, pada spot-spot tertentu akan digelar potensi seni budaya dari warga masyarakat setempat untuk menyambut sekaligus menghibur para pelari diberbagai titik /route diantaranya : Jathilan Turonggo Macho Budaya dari madurejo, Hadroh dan Badui di Umbulsari, Srandul margomulyo di Candi Ijo, seni tari dari sanggar tari Breksi, Jathilan song pace dari Sambirejo, seni barongan di Candi Barong, selain itu panitia juga menyediakan 5 water station, tim medis , fisiotheraphy ,snack dan makan siang bagi peserta.

Jumlah peserta Sleman Temple Run 2022, sampai saat ini telah mencapai 660 orang , dari dalam maupun dari luar negeri, seperti dari Amerika Serikat, Australia, Canada, India dan indonesia sebagai tuan rumah.

Roostian menerangkan bahwa, kegiatan Sleman Temple Run ini sempat vakum akibat pandemi covid-19, dan juga STR yang biasanya di selenggarakan pada bulan juni/juli , tapi sejak tahun 2021 kegiatan dilaksanakan pada bulan Nopember. pungkasnya.(Ome)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!