Jakarta – (02-09-2022) Penutupan Projek penguatan profil pelajar pancasila smp negeri 257 jakarta yang mengambil tema”kearifan lokal mengenal dan melestarikan budaya betawi
SUKO RAHARDJO Spd ketua pelaksana projek mata pelajaran kurikulum merdeka mengatakan kepada wartawan bahwa kegiatan mapel kurikulum merdeka diharapkan siswa dapat lebih kreatifitas dan bisa bergotong royong dengan lingkungannya.
Disamping mempunyai jiwa pancasilaisme supaya bisa berguna untuk orang sekitar.
Kegiatan berlangsung selama tiga minggu mulai tanggal15agustus 2022 sampai tanggal 02september 2022.
Dalam pelaksanaan yang diikuti oleh seluruh siswa siswi kelas tujuh sebanyak 314 siswa dibagi
Tiga kelompok
Kelompok satu kelas 7a,7b,7c mengerjakan Tugas tarian betawi.
Kelompok dua kelas 7d,7e,7f mengerjakan Tugas membuat makanan khas betawi seperti kue cucur kue biji ketapang dll.
Kelompok tiga kelas 7g,7h,7i mengerjakan Tugas souvenir miniatur ondel ondel khas boneka betawi.
Rista salah satu peserta didik mengatakan bahwa baru kali ini mengetahui adanya Makanan khas betawi sekaligus bisa mempraktekan langsung untuk membuat Makanan khas betawi tersebut.
Sementara itu marsha yang juga peserta didik dalam kesempatan ini mendapat Tugas membuat miniatur ondel ondel sangat senang karena awal nya tidak mengetahui sejarah ondel ondel,tp di projek ini dia jadi faham sejarah ondel ondel yang merupakan sebagai simbol sejarah budaya betawi .
Ubay dewantara saputra peserta didik dari kelompok satu yang mendapat Tugas mempetkenalkan tarian khas betawi mengatakan kalau dirinya bisa mengexpresikan kemampuan yang dia punya lewat tarian betawi ini.
ERMA SURYANI Spd yang juga guru pendidik di smpn 257 sekaligus pembimbing kelompok dua mengatakan anak anak dalam pelaksanaan praktek begitu antusias memperhatikan instruksi dari guru pembimbing dalam pembuatan makanan khas betawi .
Sementara itu C RIYANTI SUSILOWATI M.M.Pd selaku kepala sekoalh smpn 257 mengatakan kepada seluruh siswa siswi kelas 7 yang mengikuti projek tahap pertama untuk lebih kreatif lagi dan lebih giat dalam belajar ..sehingga nantinya mempunyai karakter yang kuat dilingkungan sekitar tempat tinggal siswa siswi itu berada.
Dia mengatakan sekolah smpn 257 menjadi sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan profil pelajar pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan membentuk sdm kepala sekolah dan guru yang unggul.
Dalam kurikulum merdeka belajar ini sebagai penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya,sehingga ada perubahan dan peningkatan system yang sangat berguna bagi siswa itu sendiri.
Istilah nya proyek penguatan profil pelajar pancasila yang merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan dilingkungan sekitar sekolah untuk menguatkan berbagai kompetensi.
Di smpn 257 ini kita terapkan dengan membuat makanan khas betawi,tarian khas betawi dan souvenir khas betawi ,”ungkapnya
( Nena )













