SLEMAN – Bupati Sleman Dra Hj Kustini Sri Purnomo, mengibaskan bendera start sebagai tanda dimulainya lomba lari lintas alam bertajuk Sleman Temple Run #7 tahun 2022, bertempat di kompkek Candi Banyunibo, Bokohardjo-Prambanan,Sleman, minggu,(20/11/2022).

Sleman Temple Run #7 dengan kategori 25 K dan kategori 13 K, di lepas oleh Bupati Sleman, sedangkan kategori 7 K dilepas oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Budiharjo, M.Si.
Event bergensi yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman ini bekerjasama dengan Trail Runners Yogyakarta, diikuti oleh 659 pelari dari berbagai negara, dari sekretariat lomba menerangkan bahwa tercatat, para pelari berasal dari 18 negara termasuk Indonesia, diantaranya Argentina, Australia, Belanda, Belgia, Canada, Hungaria, India, Inggris, Jerman Barat, Norwegia, Srilanka, Swiss, Syprus, Amerika Serikat, Vietnam, Yunani dan Zimbabwe, peserta asing terbanyak berasal dari Amerika Serikat dengan jumlah 19 orang, demikian keterangan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, SH ,disela-sela pelaksanaan Sleman Temple Run #7 di Kompleks candi Banyunibo Bokoharjo Prambanan Sleman.
Secara detail peserta Sleman Temple Run #7 untuk kategori 25 K diikuti 125 peserta, kategori 13 K diikuti 2019 peserta dan kategori 7 K diikuti 315 peserta.
Ishadi Zayid, SH menambahkan bahwa event Sleman Temple Run #7 ,terlaksana atas kerjasama Trail Runners Yogyakarta, dan kedepan diharapkan dapat menjadi kalender event tidak hanya skala Kabupaten Sleman atau Provinsi DIY, tetapi dapat menjadi kalender event nasional, sekaligus sebagai ajang promosi untuk kepariwisataan nasional.
Sehubungan dengan hal tersebut, Kadis Pariwisata Sleman ini, mengharapkan dukungan dan support dari pihak-pihak terkait untuk bersama-sama membesarkan event sport tourism ini yang telah terselenggara dengan baik untuk yang ke tujuh kalinya.
Event Sleman Temple Run #7 tahun 2022 sangat spektakuler dan merupakan uji coba penyelenggaraan pasca pandemi Covid-19 yang masih menerapkan pembatasan protokol kesehatan, sehingga pada target awal dibatasi 500 peserta, ternyata memperoleh antusiasme yang tinggi dari para atlet skala lokal, nasional maupun internasional, tercatat hingga event ini dilaksanakan hari ini diikuti 659 peserta.
Kedepan setelah situasi pandemik mereda dan pembatasan semakin longgar, diharapkan kepesertaan Sleman Temple Run akan lebih banyak lagi, sehingga melalui event ini pariwisata Kabupaten Sleman yang menyuguhkan pemandangan alam yang exotik dan kemegahan warisan budaya berupa candi-candi yang masih natural dikawasan perdesaan serta suguhan potensi seni budaya lokal dapat lebih dikenal sampai mancanegara.(Ome)























