Projo Riau Apresiasi Gubernur Riau dalam Menciptakan Lumbung Pangan Baru Pola Tumpang Sari di Areal Konsesi HTI PT Arara Abadi

Palicardo
IMG 20200916 WA0025
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pelitanusantara.comProgram Presiden Joko Widodo yang mencanangkan program nasional dalam menciptakan lumbung pangan baru (FOOD ESTATE) agar Indonesia siap dalam menghadapi krisis pangan dimasa Pandemi COVID 19.

Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si mengapresiasi penanaman perdana lumbung pangan baru yang dikelola Kelompok Tani Hutan (KTH) Sebar di Desa Bencah Klubi, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau (16/09/20).

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Gubernur Riau dalam sambutannya mengatakan dibutuhkan lebih banyak lagi daerah-daerah yang mengikuti langkah-langkah konkrit seperti yang dilakukan oleh KTH sebar.

Syamsuar juga meminta agar produksi yang ada di Riau jangan hanya sawit, namun perlu perimbangan tanaman pangan seperti penamanan perdana jagung yang sedang dikelola KTH sebar.

KTH Sebar yang merupakan kelompok tani binaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau telah menerima lahan kemitraan areal konsesi HTI dari PT Arara Abadi seluas 25 Ha.

Lahan yang diberikan oleh PT Arara Abadi tersebut merupakan kerjasama dengan KTH sebar dengan pola tumpang sari. Apabila lahan tersebut berhasil hingga panen, PT Arara Abadi bersedia untuk memperluas area kemitraan dengan KTH Sebar.

Kepala Dinas DLHK Provinsi Riau, Mamun Murod yang semenjak awal mendukung KTH Sebar ini berharap agar lumbung pangan baru yang dikelola dapat memberikan efek dan dampak bagi daerah dalam menjamin ketersediaan pangan, peningkatan ekonomi dan berdampak bagi masyarakat Riau.

Kepala Dinas DLHK Provinsi Riau juga mengatakan akan mengawal lumpung pangan baru ini hingga musim panen.

Sonny Silaban, Ketua DPD Projo Riau yang juga turut membina KTH Sebar semenjak awal mengatakan pola-pola inovasi dalam menciptakan Lumbung Pangan Baru, dengan pola Tumpang Sari di Areal Hutan Tanaman Industri merupakan inovasi baru dan harus didukung.

Program ketahanan pangan yang ada di Provinsi Riau ini merupakan Program Ketahanan Pangan yang dikelola tanpa membuka areal baru ( Deforestry Hutan). Sehingga ini menjadi konsep percontohan nasional dalam menciptakan program lumbung pangan baru (Food Estate).

Sonny Silaban mempertegas program ini merupakan pola pertama yang patut menjadi contoh dalam skala nasional, karena dengan pola seperti ini diharapkan menjadi solusi pencegahan konflik agraria dan konflik sosial.

Turut hadir dalam acara ini Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI, M Syech Ismed, Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Iman Efendi, yang turut serta dalam Penanaman perdana agar tercipta Harmonisasi TNI-Polri beserta masyarakat dan Perusahaan bersatu membangun ketahanan Pangan.