Lebih dari 3.000 Peluang Kerja Dibuka, Job Fair Bogor 2026 Diharapkan Jadi Jembatan Menuju Dunia Kerja
Bogor – Upaya mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia industri kembali dilakukan Pemerintah Kota Bogor melalui penyelenggaraan Job Fair 2026 di Mal Plaza Jambu Dua, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja di tengah masih tingginya angka pengangguran.
Sebanyak 30 perusahaan dari berbagai sektor ambil bagian dalam bursa kerja tersebut dengan menawarkan 3.212 lowongan yang tersebar pada 119 posisi. Kehadiran perusahaan berskala lokal hingga nasional diharapkan dapat memberikan pilihan karier yang lebih beragam bagi para pencari kerja, khususnya lulusan baru.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menilai pelaksanaan Job Fair tidak hanya menjadi ajang rekrutmen, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam membangun masa depan ketenagakerjaan yang lebih baik. Menurutnya, penyediaan lapangan kerja harus terus diperluas agar mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah angkatan kerja setiap tahunnya.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bogor yang terus menghadirkan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, ia mendorong agar data ketenagakerjaan terus diperbarui sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pekerjaan melalui kegiatan ini dan kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat di masa mendatang,” ujarnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor, Adi Novan, menyebutkan bahwa tingkat pengangguran di Kota Bogor masih berada di kisaran 7,9 persen atau sekitar 45 ribu orang. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab melalui berbagai program penyerapan tenaga kerja, termasuk penyelenggaraan bursa kerja secara berkala.
Menurutnya, setiap tahun ribuan lulusan SMA dan SMK memasuki dunia kerja sehingga dibutuhkan ruang yang mampu menghubungkan mereka dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Melalui Job Fair 2026, pemerintah berharap proses tersebut dapat berlangsung lebih cepat dan efisien. Selain memberikan akses informasi lowongan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Pelaksanaan bursa kerja ini terbuka bagi seluruh pencari kerja tanpa membedakan jenis kelamin maupun domisili. Dengan sistem yang lebih inklusif, diharapkan semakin banyak masyarakat dapat memanfaatkan peluang yang tersedia untuk meningkatkan taraf hidup dan membangun karier.
Di tengah persaingan pasar kerja yang semakin kompetitif, penyelenggaraan Job Fair menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah. Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya diukur dari jumlah lowongan yang disediakan, tetapi juga dari banyaknya warga yang berhasil memperoleh pekerjaan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bogor.
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi :::













