Warga Meurandeh Tengah Pertanyakan Data Jadup Tahap II, Perangkat Desa Akui Masih Menunggu Kepastian

IMG 20260609 WA0064
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Warga Meurandeh Tengah Pertanyakan Data Jadup Tahap II, Perangkat Desa Akui Masih Menunggu Kepastian

Langsa Lama – Sejumlah warga Gampong Meurandeh Tengah, Kecamatan Langsa Lama, kembali mempertanyakan kejelasan pendataan penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) tahap II bagi korban banjir yang melanda wilayah tersebut pada tahun 2025 lalu.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Keluhan masyarakat muncul setelah beberapa nama yang sebelumnya disebut telah masuk dalam daftar usulan desa, belum ditemukan dalam data penerima bantuan yang beredar di masyarakat. Kondisi ini menimbulkan kebingungan sekaligus kekecewaan bagi warga yang merasa telah memenuhi seluruh persyaratan pendataan.

Dua warga berinisial R dan D mengaku sempat menerima informasi dari perangkat desa bahwa nama mereka telah dimasukkan dalam daftar usulan penerima bantuan pascabanjir yang disampaikan kepada instansi terkait.

“Saat pendataan berlangsung, kami sudah menyerahkan seluruh dokumen yang diminta. Bahkan nama kami sempat terlihat dalam daftar usulan yang diperlihatkan pihak desa. Namun hingga kini kami belum mengetahui apakah masih terdaftar sebagai penerima atau tidak,” ujar salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut, salah satu perangkat Gampong Meurandeh Tengah berinisial W menjelaskan bahwa pihak desa telah melakukan pendataan terhadap warga terdampak dan menyampaikan seluruh data yang dibutuhkan kepada instansi terkait sesuai prosedur yang berlaku.

Menurutnya, proses penetapan penerima bantuan sepenuhnya berada pada kewenangan pihak yang melakukan verifikasi dan validasi data di tingkat selanjutnya. Karena itu, pemerintah gampong juga masih menunggu kepastian mengenai daftar final penerima bantuan Jadup tahap II.

“Kami sudah mendata dan menyampaikan seluruh data masyarakat terdampak sesuai kondisi di lapangan. Namun untuk penetapan akhir penerima bantuan, itu merupakan kewenangan instansi terkait setelah proses verifikasi dan validasi dilakukan,” jelasnya.

Ia mengakui terdapat sejumlah warga yang sebelumnya masuk dalam daftar usulan desa namun belum terlihat dalam data yang beredar. Karena itu, pihaknya berharap masih ada kesempatan bagi warga yang belum terakomodasi untuk masuk dalam penyaluran bantuan pada tahap berikutnya.

“Kami berharap masyarakat yang belum menerima bantuan tetap bersabar sambil menunggu informasi resmi. Mudah-mudahan pada tahap selanjutnya ada tambahan nama yang dapat terakomodasi sesuai hasil verifikasi pemerintah,” tambahnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Langsa dan instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme penetapan penerima bantuan agar tidak menimbulkan kebingungan maupun kesalahpahaman di tengah warga terdampak banjir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai daftar final penerima bantuan Jadup tahap II maupun kepastian penyaluran tahap berikutnya.

Jurnalis: Pasukan Ghoib
Sumber: Warga Gampong Meurandeh Tengah dan Perangkat Desa