DPW Forkap Sarnidam/Patra Gelar Santunan Anak Yatim dan Janda Konflik di Julok, Wujud Kepedulian Sosial untuk Masyarakat

IMG 20260525 WA0019
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

DPW Forkap Sarnidam/Patra Gelar Santunan Anak Yatim dan Janda Konflik di Julok, Wujud Kepedulian Sosial untuk Masyarakat

Aceh Timur – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forkap Sarnidam/Patra melalui kegiatan santunan anak yatim dan janda korban konflik yang digelar di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Senin (24/05/2026).

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, dengan melibatkan unsur perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda gampong, hingga pihak perusahaan yang turut memberikan dukungan dalam acara sosial tersebut.

Ketua panitia kegiatan, Din Aceh Sumatra, bersama aparatur Desa Ladang Baro di bawah kepemimpinan Geuchik Zulpikar, turut menyukseskan kegiatan yang dinilai menjadi bentuk nyata perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan para janda korban konflik masa lalu di Aceh.

Dalam kegiatan itu, para penerima santunan mendapatkan bantuan berupa daging sapi, kain sarung, serta sirup yang disalurkan langsung kepada masyarakat penerima manfaat.

Acara tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak dan perusahaan, di antaranya:

  • CV Putra Julok Jaya
  • PT Bugak Palma Sejahtera
  • PT Adinda Jaya Prakasa
  • PT Nusantara VI Kebun Julok Rayek Utara
  • PT Atlantic Alam Industri
  • Media Online Lentera
  • KSO Distrik PTPN 4
  • CV Malaka Aras Utama
  • Ketua DPK APDESI Kecamatan Julok

Selain itu, sejumlah geuchik dari beberapa desa turut memberikan dukungan moral dan partisipasi dalam kegiatan tersebut, seperti Geuchik Simpang Lhee, Geuchik Seuneubok Baro, Geuchik Blang Nisam Kecamatan Indra Makmu, serta Geuchik Buket Panyang.

Kegiatan sosial ini juga dihadiri unsur Muspika Kecamatan Julok serta pihak manajemen PTPN 4 yang ikut menyaksikan langsung penyaluran santunan kepada masyarakat.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, panitia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda sosial yang lebih besar ke depannya.

“Semoga kegiatan ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi ladang kepedulian bersama untuk membantu anak yatim serta para janda korban konflik,” ujar salah satu panitia kegiatan.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat dan perusahaan dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi simbol penting bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Aceh Timur, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

(Pasukan Ghoib/Sumber : Din Aceh Sumatra)