Kericuhan Terkait Data Jadup di Gampong Batee Puteh Jadi Sorotan, Pj Geuchik Beri Tanggapan Singkat
Langsa Lama – Kericuhan yang diduga berkaitan dengan pendataan penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) pascabanjir di Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, menjadi perhatian publik setelah video peristiwa tersebut beredar luas di media sosial.
Berdasarkan informasi yang berkembang di tengah masyarakat, insiden tersebut dipicu oleh ketidakpuasan sebagian warga terhadap proses pendataan bantuan yang dinilai belum memberikan kejelasan. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga mendatangi kantor desa untuk menyampaikan aspirasi dan kekecewaan mereka terkait program bantuan tersebut.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa ketegangan terjadi setelah muncul perbedaan pandangan antara masyarakat dan aparatur gampong mengenai mekanisme pendataan penerima bantuan. Situasi yang memanas kemudian disebut berujung pada kerusakan beberapa fasilitas yang berada di lingkungan kantor desa.
Menanggapi informasi tersebut, wartawan mencoba menghubungi Penjabat (Pj) Geuchik Gampong Batee Puteh, Harun, melalui pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait peristiwa yang terjadi.
Dalam balasannya, Harun menyampaikan bahwa dirinya baru sempat melihat pesan yang masuk karena banyaknya pertanyaan yang diterimanya terkait persoalan tersebut.
“Maaf Pak, baru balas karena banyak yang masuk dan bertanya. Ini baru saya lihat punya Bapak,” tulisnya dalam pesan singkat yang diterima wartawan pada 21 Juni 2026.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak pemerintah gampong mengenai kronologi lengkap kejadian maupun langkah yang akan ditempuh untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Peristiwa ini memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat yang berharap adanya keterbukaan informasi terkait proses pendataan bantuan pascabanjir. Warga juga meminta seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dan musyawarah guna menghindari terjadinya konflik serupa di kemudian hari.
Sementara itu, masyarakat berharap instansi terkait dapat melakukan evaluasi terhadap mekanisme pendataan bantuan agar penyalurannya berjalan transparan, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan polemik di tengah warga.
Jurnalis : Pasukan Ghoib
Sumber : Himpunan Informasi Masyarakat













