Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tangsel Tegaskan Budaya Menghormati Jasa dan Pengorbanan Anggota

IMG 20260624 WA0111
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tangsel Tegaskan Budaya Menghormati Jasa dan Pengorbanan Anggota

TANGERANG SELATAN – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tangerang Selatan menunjukkan bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya dibangun melalui prestasi dan keberhasilan tugas, tetapi juga melalui kemampuannya menghargai jasa para anggotanya yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayat.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga di makam Almarhum Aipda Ahmad Maulana Endang di Makam Wakaf Kampung Sawah, Ciputat, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H., itu diikuti para Pejabat Utama Polres Tangerang Selatan, Kapolsek Ciputat Timur, serta jajaran Bhayangkari Cabang Tangerang Selatan.

Di tengah berbagai rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara yang berlangsung di berbagai daerah, ziarah tersebut menjadi simbol bahwa penghormatan terhadap jasa anggota yang telah gugur tetap menjadi bagian penting dalam budaya organisasi Polri.

Bagi institusi kepolisian, anggota yang gugur dalam tugas bukan hanya bagian dari sejarah, melainkan bagian dari identitas dan perjalanan panjang yang membentuk Polri hingga saat ini. Karena itu, mengenang mereka bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi bentuk penghargaan terhadap nilai pengabdian yang diwariskan kepada generasi penerus.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan bahwa semangat pengabdian para anggota yang telah mendahului harus terus menjadi inspirasi bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Menurutnya, tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks membutuhkan personel yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian yang kuat kepada masyarakat.

“Para pendahulu telah memberikan contoh bagaimana menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Nilai-nilai itulah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Kapolres.

Selain melaksanakan doa bersama dan tabur bunga, Polres Tangerang Selatan juga menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhum sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap keluarga anggota yang telah gugur.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa hubungan antara institusi dan keluarga besar anggota Polri tidak terputus oleh waktu. Kehadiran Polri di tengah keluarga almarhum menjadi bentuk penghormatan atas pengorbanan yang telah diberikan untuk bangsa dan negara.

Momentum menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini juga menjadi refleksi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebab penghormatan terbaik kepada para anggota yang telah gugur bukan hanya melalui doa dan ziarah, tetapi juga dengan melanjutkan semangat pengabdian mereka dalam setiap pelaksanaan tugas.

Di usia ke-80 tahun, Polri terus berupaya memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Semangat itulah yang diwariskan para Bhayangkara terdahulu dan terus dijaga oleh generasi saat ini.

Melalui kegiatan ziarah tersebut, Polres Tangerang Selatan ingin mengingatkan bahwa keberhasilan institusi hari ini tidak lahir secara instan. Di baliknya terdapat pengabdian panjang, kerja keras, dan pengorbanan para anggota yang telah memberikan bagian terbaik dari hidup mereka untuk negeri.

Jurnalis: Romo Kefas