Pendataan Jadup Meurandeh Tengah Jadi Sorotan, Plt Kadinsos Langsa Sebut Penetapan Penerima Kewenangan Kemensos
Langsa – Persoalan pendataan penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi warga Gampong Meurandeh Tengah, Kecamatan Langsa Lama, kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah warga disebut tidak tercantum dalam daftar penerima bantuan yang diterbitkan pemerintah pusat.
Sebelumnya, isu tersebut sempat mencuat dalam berbagai pemberitaan media yang menyoroti dugaan ketidaksesuaian data penerima manfaat. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai mekanisme pendataan hingga proses penetapan penerima bantuan sosial.
Menindaklanjuti informasi yang berkembang, wartawan melakukan konfirmasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma, melalui pesan WhatsApp pada Senin (15/06/2026).
Dalam keterangannya, Darma menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Langsa melalui instansi terkait telah menyampaikan data calon penerima bantuan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia. Namun, keputusan akhir mengenai kelayakan penerima bantuan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
“Pemko Langsa telah mengirimkan data penerima bantuan Jadup ke Kementerian Sosial. Untuk penentuan layak atau tidaknya menerima bantuan tersebut, kami masih menunggu hasil verifikasi dan informasi dari Kemensos,” ujar Darma dalam pesan tertulisnya.
Penjelasan tersebut menjadi bagian dari klarifikasi pemerintah daerah terhadap berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat mengenai belum terakomodirnya sejumlah nama warga dalam daftar penerima bantuan.
Meski demikian, sejumlah pihak masih berharap adanya transparansi lebih lanjut terkait proses verifikasi data, sehingga masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai mekanisme penetapan penerima bantuan sosial.
Sementara itu, beberapa pemerhati sosial di Kota Langsa meminta agar pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus memperkuat koordinasi dalam proses pendataan, guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
Publik kini menantikan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait, termasuk hasil verifikasi data yang dilakukan Kementerian Sosial, agar polemik mengenai daftar penerima Jadup di Gampong Meurandeh Tengah dapat memperoleh kejelasan dan kepastian.
Jurnalis: Pasukan Ghoib













