Polda Kalteng Kirim Dua Kompi Pasukan Brimob Amankan PON XX Papua

Kefaspelita
Polda kalteng kirim dua kompi pasukan brimob amankan pon xx papua lyd
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pelitanusantara.com – Palangkaraya. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Dedi Prasetyo membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan dua kompi pasukan Brimob ke Papua, untuk mengamankan jalannya peralatan Pekan Olahraga Nasional yang dilaksanakan selama 2-15 Oktober 2021.

Seluruh pasukan yang ikut melakukan pengamanan di PON XX Papua itu pun sudah diminta agar selalu menjaga baik nama daerah, kata Dedi saat memimpin secara langsung upacara pelepasan personel Satuan Brimob polda setempat di Palangka Raya, Jumat.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

“Selain menjaga nama baik daerah juga menjaga nama baik institusi serta diri pribadi dari ancaman kejahatan, sehingga saat bertugas selalu diberikan keselamatan,” terang Kapolda Kalteng.

Jenderal berpangkat bintang dua itu berharap, dengan bekal latihan yang sudah dilakukan dan mempersiapkan peralatan yang akan digunakan pengamanan dapat mencegah gangguan dari kelompok-kelompok yang dapat mengacaukan rangkaian kegiatan PON tersebut, sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan kondusif.

Irjen Pol. Dedi Prasetyo membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan dua kompi pasukan Brimob ke Papua, untuk mengamankan jalannya peralatan Pekan Olahraga Nasional yang dilaksanakan selama 2-15 Oktober 2021.

Seluruh pasukan yang ikut melakukan pengamanan di PON XX Papua itu pun sudah diminta agar selalu menjaga baik nama daerah, kata Dedi saat memimpin secara langsung upacara pelepasan personel Satuan Brimob polda setempat di Palangka Raya, Jumat.

“Selain menjaga nama baik daerah juga menjaga nama baik institusi serta diri pribadi dari ancaman kejahatan, sehingga saat bertugas selalu diberikan keselamatan,” tutur lulusan Akabri tahun 1990

Jenderal berpangkat bintang dua itu berharap, dengan bekal latihan yang sudah dilakukan dan mempersiapkan peralatan yang akan digunakan pengamanan dapat mencegah gangguan dari kelompok-kelompok yang dapat mengacaukan rangkaian kegiatan PON tersebut, sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan kondusif.