Bupati Ipuk serahkan Bantuan Alat Usaha ke Perempuan Korban Kekerasan

Kefaspelita
IMG 20210421 WA0027
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kabupaten Banyuwangi,Pelitanusantara.comBertepatan Hari Kartini 2021, Pemkab Banyuwangi meluncurkan program pemberdayaan ekonomi untuk perempuan korban kekerasan. Para perempuan korban kekerasan mendapat bantuan alat usaha produktif agar bisa merintis usaha demi kemandirian ekonomi.
“Bertepatan dengan Hari Kartini, kami luncurkan program bantuan alat usaha produktif gratis untuk perempuan korban kekerasan, terutama yang kemudian menjadi perempuan kepala keluarga,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada PelitaNusantara.com Rabu (21/4/2021).

Penyerahan alat usaha produktif gratis itu dilakukan Bupati Ipuk dari kantor Desa Temuasri, Kecamatan Sempu. Adapun perempuan korban kekerasan mengikuti secara virtual sesuai asas kerahasiaan dalam pendampingan perempuan korban kekerasan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Acara dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, secara virtual.

Selain bantuan alat usaha produktif gratis, lanjut Ipuk, secara berkelanjutan juga dilengkapi dengan pelatihan dan pendampingan. “Sehingga usaha perempuan korban kekerasan bisa berkelanjutan, bisa sukses dan akhirnya kaum perempuan mencapai kemandirian ekonomi,” jelas bupati perempuan yang baru dilantik pada 26 Februari itu.

Ipuk memaparkan, alat usaha produktif ini dibagikan kepada perempuan korban kekerasan menyesuaikan dengan kebutuhan. “Jadi tidak bisa digeneralisasi. Ibu A misalnya, hobinya ternyata bikin kue, maka dibantu alat produksinya. Tapi ada pula yang lain, kita akan sesuaikan,” jelas Ipuk.

Ipuk memaparkan, Pemkab Banyuwangi memiliki banyak program yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi kaum perempuan. Ada program UMKM Naik Kelas hingga Warung Naik Kelas yang mayoritas menyasar kaum perempuan.

“Itu semuanya kami integrasikan dengan pemberdayaan ekonomi untuk perempuan korban kekerasan,” jelas Ipuk.
( Kang Bandri /PelitaNusantara.com)