Dari Senjata ke Sendok: Aksi Prajurit TNI Berbagi Bubur di Perbatasan Belu Tuai Simpati Warga

IMG 20260106 WA0064
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/1/2026) — Di tengah tugas berat menjaga perbatasan negara, prajurit TNI Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad Pos Nunura menunjukkan sisi lain pengabdian mereka. Bukan dengan senjata, melainkan dengan sendok dan semangkuk bubur kacang hijau, para prajurit berbagi kehangatan bersama warga Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.

Kegiatan sosial ini menjadi momen penuh keakraban antara TNI dan masyarakat perbatasan. Sejak pagi hari, warga berdatangan untuk menerima bubur kacang hijau yang dibagikan langsung oleh personel Pos Nunura. Suasana sederhana namun hangat tercipta, memperlihatkan kedekatan emosional yang kuat antara prajurit dan warga.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Anak-anak tampak ceria, sementara para orang tua menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bagi warga perbatasan, perhatian kecil semacam ini memiliki makna besar, terlebih di wilayah dengan akses terbatas.

Komandan Pos Nunura, Letda Arm David Partogi Sagala, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI bukan hanya penjaga perbatasan, tetapi juga bagian dari kehidupan mereka. Kebersamaan seperti ini penting untuk membangun rasa saling percaya,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan sosial akan terus dilakukan sebagai wujud pengabdian dan kepedulian Satgas Pamtas terhadap masyarakat perbatasan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Aksi berbagi bubur kacang hijau ini menjadi potret nyata wajah humanis TNI di ujung negeri. Di balik seragam loreng dan tugas negara, ada kepedulian yang tulus untuk menghadirkan rasa aman, hangat, dan kebersamaan bagi masyarakat perbatasan.


Jurnalis: Vicken Highlanders
Editor: Romo Kefas