UMKM Sablon Lokal Rasakan Manfaat Besar dari Perayaan Dahau ke-26 Kutai Barat

Img 20251025 wa0019
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kutai Barat – Pelita Nusantara – Perayaan Dahau ke-26 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Barat.

Salah satunya Petrus, pemilik usaha Qintaw Sablon, yang sudah menekuni usaha sablon sejak tahun 2020.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Petrus menyampaikan bahwa selama lima tahun berjalan, usahanya telah memproduksi sekitar 10 ribu lebih produk sablon. Momentum Dahau menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan karya dan menjangkau pembeli lebih luas.

“Dahau ini sangat berdampak dan menguntungkan bagi kami pelaku UMKM. Di sini kami bisa mengekspresikan karya dan langsung menjualnya kepada masyarakat Kutai Barat,” ujar Petrus Chik saat di wancara media pelita Nusantara 25/10/2025.

Dampak ekonomi dari event tahunan ini juga dirasakan secara nyata. Biasanya Petrus hanya mempekerjakan dua orang karyawan, namun khusus selama pelaksanaan Dahau tahun ini, ia menambah tiga orang karyawan tambahan sehingga total lima orang ikut bekerja.

“Kalau ada event-event besar lainnya, kemungkinan saya bisa tambah tenaga kerja lagi. Ini tentu membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran,” tambahnya

Petrus juga berharap perhatian pemerintah terhadap UMKM semakin besar. Tidak hanya dari sisi pembinaan, tetapi juga dukungan finansial dan ruang pemasaran melalui event umum yang rutin diadakan.

“Kami berharap UMKM dapat dibina lebih baik lagi dan jika bisa diberikan bantuan baik finansial maupun tempat pemasaran seperti event publik, agar kami bisa terus berkembang dan memasarkan produk kami,” harapnya.

Ia juga berharap perayaan Dahau terus terlaksana setiap tahun, karena selain menjaga budaya Kutai Barat, event tersebut menjadi penggerak ekonomi masyarakat.