Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Turun Mengajar Anak-Anak di Natemnanu

IMG 20260622 WA0042
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Turun Mengajar Anak-Anak di Natemnanu

Kabupaten Kupang – Pengabdian prajurit TNI di wilayah perbatasan tidak hanya diwujudkan melalui tugas pengamanan negara. Di Desa Natemnanu, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad menunjukkan kepedulian mereka terhadap masa depan generasi muda dengan terjun langsung menjadi tenaga pendidik di SD GMIT Natemnanu.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Melalui program Gadik (Tenaga Pendidik), para prajurit hadir di ruang kelas untuk berbagi ilmu pengetahuan, memberikan motivasi belajar, sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin dan karakter kepada para siswa. Kehadiran mereka disambut penuh antusias oleh anak-anak yang tampak bersemangat mengikuti setiap materi yang diberikan.

Bagi masyarakat perbatasan, kehadiran personel TNI sebagai tenaga pendidik memberikan warna tersendiri dalam proses belajar mengajar. Tidak hanya menyampaikan pelajaran dasar, para prajurit juga menghadirkan pendekatan yang membangun rasa percaya diri, semangat belajar, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Danpos Oepoli Pantai, Sertu Suhelpan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan. Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Kami ingin anak-anak memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar dan berani bermimpi meraih cita-cita. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka semakin percaya diri dan terus bersemangat dalam menuntut ilmu,” ungkapnya.

Dalam proses pembelajaran, personel Satgas mengajarkan berbagai materi dasar dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami. Interaksi yang hangat membuat suasana kelas terasa lebih hidup, sehingga para siswa aktif bertanya dan berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.

Selain memberikan materi pelajaran, para prajurit juga mengajak siswa untuk memahami pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai fondasi pembentukan karakter sejak usia dini.

Program Gadik yang dilaksanakan Satgas Yonarhanud 2 Kostrad menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan. Melalui pendidikan, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan personel Satgas dalam membantu proses pendidikan. Kehadiran prajurit di lingkungan sekolah dinilai mampu memberikan pengalaman baru sekaligus motivasi tambahan bagi para siswa.

Bagi anak-anak SD GMIT Natemnanu, belajar bersama prajurit menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga inspirasi dari sosok-sosok yang setiap hari mengabdikan diri untuk menjaga kedaulatan negara.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan. Kehadiran prajurit yang dekat dengan warga menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk mendukung pendidikan generasi penerus.

Di ruang kelas sederhana di Natemnanu, para prajurit tidak memegang senjata, melainkan buku dan papan tulis. Dari sana mereka menanamkan harapan, membangun mimpi, dan membantu menyiapkan generasi muda yang kelak akan menjadi masa depan Indonesia di wilayah perbatasan.

Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi