Bayi Laki-Laki Lahir di Hari Kemerdekaan RI ke-80, Dibalut Kain Merah Putih

Img 20250818 wa0027
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pasangkayu, 17 Agustus 2025 – Sebuah momen spesial terjadi di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, ketika seorang bayi laki-laki lahir tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Bayi tersebut merupakan anak kedua dari pasangan Ardi Lolongan dan Novita Lino.

Bayi laki-laki tersebut lahir pada pukul 11.15 WITA dengan berat 3,7 kg dan panjang 51 cm. Kondisi bayi cukup sehat, dan sebagai tanda spesial, bayi tersebut dibalut kain merah putih dengan hiasan pita merah putih.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

“Ini adalah kelahiran spesial karena lahir spontan atau normal. Kami catat dalam rekam sejarah di Polibun PT Pasangkayu sebagai kenangan bagi keluarga dan polibun,” kata Bidan Selvi dan Bidan Salma.

Ardi Lolongan, ayah bayi, mengaku tidak menyangka bahwa anaknya akan lahir pada tanggal 17 Agustus. “Senang dan tidak disangka-sangka. Padahal prediksi dokter lahirnya tanggal 24 Agustus,” ujarnya.

Novita Lino, ibu bayi, juga merasa bahagia karena bisa melahirkan di hari kemerdekaan. “Puji Tuhan ini adalah anak kedua kami. Setiap tahun akan dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, dan kebetulan neneknya juga lahir di hari kemerdekaan 17 Agustus,” kata Novita.

Pihak keluarga telah meminta saran nama untuk bayi tersebut. Menurut Ibu Pdt Mariani Sitorus, nama Agustinus atau Hazael bisa menjadi pilihan yang tepat untuk bayi laki-laki yang lahir di Hari Kemerdekaan RI

Berdasarkan astrologi barat, bayi laki-laki yang lahir pada tanggal 17 Agustus berada di bawah naungan zodiak Leo dan dipengaruhi oleh planet Matahari. Mereka yang lahir pada tanggal ini dikenal memiliki sifat kreatif, ramah, dan berjiwa kemanusiaan

Menurut data terbaru, rata-rata perempuan Indonesia melahirkan 2 anak dalam masa reproduksinya. Namun, beberapa provinsi seperti Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat memiliki angka kelahiran total yang lebih tinggi, yaitu 2,7

Jurnalis EL
Editor Romo Kefas