KABUPATEN TRENGGALEK, PELITANUSANTARA.COM | Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin secara simbolis serahkan bantuan kepada 1834 pelaku seni dan pelaku pendukung acara seni budaya terdampak Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, Kamis (27/8/2020).
Usai menyerahkan bantuan, Bupati Nur Arifin berpesan dalam setiap penyelenggaraan hajatan agar selalu memperhatikan protokol kesehatan. Termasuk membatasi jumlah pengunjung sesuai aturan yakni tidak boleh melebihi dari 50 persen total kapasitas ruangan.
Meski setiap hajatan mendapatkan kawalan dari Satgas Desa, namun Bupati meminta kesadaran masyarakat untuk senantiasa saling menjaga dengan cara memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan menggunakan sabun.
“Jadi harus protokol kesehatan ini yang utama, tidak hanya menyelamatkan yang punya hajat saja tapi yang datang juga,” tutur Bupati.
“Setiap kali berinteraksi pastikan pakai masker, cuci tangan pakai sabun ketika sebelum dan sesudah, hindari menyentuh muka. Jadi sama-sama saling menjaga,” lanjutnya melengkapi.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Drs. Sunyoto mengatakan sejak berawal pandemi yang berdampak terhadap pelaku seni tidak bisa menjalankan usahanya seperti sebelumnya.
Untuk itu Pemkab Trenggalek merespon keluhan tersebut menindaklanjuti untuk menanggulangi dampak dengan diberikan bantuan melalui KPE senilai 200 ribu perbulan selama 5 bulan.
Sunyoto menambahkan, dari 3529 data yang diusulkan akhirnya setelah dilakukan verifikasi agar tepat sasaran, maka oleh beberapa OPD terkait dan desa maka diperoleh penerima sebanyak 1834 penerima manfaat.
“Insyaallah mulai minggu depan akan kita eksekusi berikan kepada mereka melalui Kecamatan dan Desa, seperti bantuan yang lain kita lewatkan Pemerintah Desa,” jelas Sunyoto.(PELITANUSANTARA.COM)























