Jakarta – Perubahan besar dalam perjalanan hidup dialami Hilman Rama Pratama. Sosok yang sebelumnya dikenal berkarier di dunia otomotif dan pernah menduduki jabatan strategis di perusahaan nasional itu kini memilih fokus mengembangkan layanan terapi kesehatan berbasis keseimbangan tubuh melalui metode Body Space Medicine (BSM).
Langkah tersebut berawal dari ketertarikannya mempelajari pola kerja tubuh manusia serta pentingnya menjaga keseimbangan fisik dan mental di tengah gaya hidup modern yang serba cepat.
Di tempat terapinya yang berada di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Hilman kini aktif membantu masyarakat yang ingin menjaga kebugaran tubuh melalui pendekatan nonmedis yang menggabungkan terapi tubuh dan pola hidup sehat.
Menurut Hilman, banyak masalah kesehatan dipicu oleh kelelahan fisik, tekanan pikiran, kurang istirahat, serta pola makan yang tidak teratur. Kondisi itu, kata dia, membuat tubuh kehilangan keseimbangan dan menurunkan daya tahan alami.
“Tubuh manusia sebenarnya sudah memiliki sistem pertahanan yang sangat baik. Tetapi ketika pola hidup tidak dijaga, kemampuan tubuh untuk memulihkan diri juga ikut menurun,” ujarnya saat ditemui Jumat (8/05).
Metode Body Space Medicine yang dikembangkannya memanfaatkan beberapa teknik seperti relaksasi tubuh, terapi panas, serta observasi kondisi tubuh melalui pemeriksaan lidah untuk membantu mengetahui keseimbangan tubuh seseorang.
Ia menjelaskan bahwa perubahan pada warna maupun lapisan lidah sering kali menjadi indikator adanya gangguan kondisi tubuh. Dari hasil observasi tersebut, penanganan terapi kemudian disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.
Selain menjalankan terapi, Hilman juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum tubuh mengalami gangguan serius. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat masih perlu terus ditingkatkan.
“Banyak orang terlalu sibuk bekerja sampai lupa menjaga kondisi tubuhnya sendiri. Padahal kesehatan adalah investasi paling penting,” katanya.
Tidak hanya fokus pada terapi, Hilman juga mengembangkan ramuan herbal pendukung kebugaran tubuh yang diracik berdasarkan kondisi individu. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh secara alami.
Pada masa pandemi COVID-19 lalu, ia mengaku ikut menyalurkan bantuan herbal kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kini metode Body Space Medicine mulai dikenal di berbagai wilayah Jabodetabek dan memiliki jaringan praktisi di beberapa kota. Kehadirannya menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menjalani perawatan tubuh secara alami dan lebih preventif.
Hilman berharap masyarakat mulai memahami bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika sakit datang, tetapi harus menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Kalau tubuh dirawat dengan baik sejak awal, maka kualitas hidup juga akan jauh lebih baik,” tutupnya.
Sumber: Yusd
Jurnalis: Romo Kefas













