Sentuhan Kemanusiaan di Leuwidamar, Rumah Lansia Dibangun Lewat Gotong Royong Warga dan DPRD
Lebak — Kepedulian terhadap warga lanjut usia kembali terlihat di Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi NasDem, H. Karim, bersama masyarakat setempat turun langsung membantu pembangunan rumah milik pasangan lansia yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan, Rabu (6/5/2026).
Pembangunan rumah tersebut dilakukan secara swadaya dengan melibatkan warga, aparat desa, serta tokoh masyarakat sekitar. Sejak pagi hari, masyarakat tampak bergotong royong menyiapkan material hingga memperbaiki bagian bangunan yang sudah tidak layak ditempati.
Rumah itu dihuni oleh Tisna (59), seorang penyandang tunanetra, bersama Iis (54) yang mengalami gangguan kejiwaan. Selama ini keduanya hidup dalam keterbatasan dan mengandalkan bantuan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi rumah yang lapuk dan nyaris roboh menjadi perhatian bersama. Melalui aksi sosial tersebut, masyarakat berharap kedua lansia itu dapat menempati hunian yang lebih aman dan nyaman.
H. Karim mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mendorong semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan materi, tetapi juga kehadiran dan kepedulian bersama. Mudah-mudahan pembangunan ini membawa manfaat dan memberikan rasa aman bagi penghuni,” ujarnya.
Kepala Desa Lebak Parahiang, Iwan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang ikut membantu proses pembangunan rumah tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa dalam membantu warga yang membutuhkan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua RT 02 Suherdi, Ketua RW 01 Enjat Sudrajat, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga sekitar yang ikut membantu pengerjaan rumah.
Pembangunan rumah layak huni tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah desa, wakil rakyat, dan masyarakat.
Jurnalis: DS













