Semangat Berbagi di Hari Raya, Unsam Langsa Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Masyarakat
Kota Langsa, Aceh – Momentum Iduladha 1447 Hijriah menjadi ajang memperkuat nilai kepedulian sosial di lingkungan Universitas Samudra (Unsam) Langsa. Pada perayaan Iduladha tahun ini, Unsam melaksanakan penyembelihan sebanyak 27 ekor sapi kurban, yang kemudian didistribusikan kepada sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung di halaman Biro Rektorat Unsam pada hari kedua Iduladha, Kamis (28/5/2026). Suasana kebersamaan terlihat sejak pagi hari, ketika dosen, tenaga kependidikan, panitia, dan relawan bahu-membahu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Dari total 27 ekor sapi yang dikurbankan, sebanyak 26 ekor merupakan hasil partisipasi pimpinan universitas, dosen, serta tenaga kependidikan Unsam, sementara satu ekor lainnya merupakan bantuan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan kampus.
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar, Unsam juga menyalurkan empat ekor sapi kurban ke sejumlah gampong, yakni Gampong Meurandeh Dayah, Meurandeh Tengah, Meurandeh Aceh, dan Sidorejo. Sementara 23 ekor sapi lainnya disembelih langsung di lingkungan kampus untuk kemudian didistribusikan kepada penerima manfaat.
Tahun ini, panitia menyiapkan 1.727 kupon pembagian daging kurban yang diberikan kepada sivitas akademika Unsam, termasuk dosen dan tenaga kependidikan, serta masyarakat di sejumlah wilayah sekitar kampus seperti Gampong Sidodadi, Meurandeh Aceh, dan Kebun Lama.
Kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat. Nilai gotong royong, kebersamaan, serta kepedulian sosial menjadi semangat utama yang terus dijaga oleh Unsam dalam setiap pelaksanaan Iduladha.
Melalui kegiatan ini, Unsam berharap keberkahan Iduladha dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
(Jihandak Belang / Sumber: SN – Humas Unsam)













