Ruby Santamoko Kembali Pimpin Boen Tek Bio: Membangun Harmoni dan Kemajuan

Kefaspelita
Img 20250922 wa0038
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kota Tangerang – Perkumpulan Boen Tek Bio, salah satu organisasi sosial-keagamaan masyarakat Tionghoa di Tangerang, kembali memasuki babak baru dengan terpilihnya Ruby Santamoko, S.Ag, M.MPd, sebagai Ketua Umum periode 2025-2028. Boen Tek Bio, yang merupakan kelenteng tertua di Tangerang, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat budaya dan sejarah, serta wadah kebersamaan lintas generasi.

Dalam paparannya, Ruby Santamoko menegaskan tekadnya untuk menjadikan Boen Tek Bio sebagai organisasi yang semakin modern tanpa meninggalkan nilai luhur yang diwariskan para pendahulu. “Jabatan yang saya emban ini bukan sekadar amanah di organisasi, akan tetapi juga sebuah panggilan untuk melanjutkan tradisi luhur yang telah diwariskan oleh para pendiri,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Ruby Santamoko berkomitmen untuk menjadikan Boen Tek Bio semakin maju, modern, namun tetap kokoh dalam Dharma Buddha, serta menjadi ruang harmoni bagi seluruh masyarakat Tangerang tanpa memandang latar belakang suku, budaya, maupun agama. “Saya berkomitmen untuk menjadikan Boen Tek Bio semakin maju dan sukses, terus menjadi simbol kerukunan umat beragama serta perekat masyarakat Tionghoa dengan warga Tangerang,” tambahnya.

Tan Kim Eng, Ketua Badan Pengawas BTB 2025-2028, menekankan pentingnya bekerja dengan hati dan menanamkan welas asih dalam setiap langkah. “Dharma Buddha mengajarkan tentang kasih sayang universal, kita perlu bekerja dengan hati dan menanamkan welas asih dalam setiap langkah, dan hal itu harus kita wujudkan dalam kerja nyata baik di bidang sosial, pendidikan, maupun kebudayaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wahyudi Otang, Ketua Badan Penasehat BTB 2025-2028, berharap Boen Tek Bio semakin maju dan sukses dalam menjaga kerukunan umat beragama dan solidaritas sosial. “Boen Tek Bio sebagai salah satu kelenteng tertua di Indonesia, memiliki sejarah panjang dalam menjaga harmoni sosial di Tangerang. Harapannya, di bawah kepemimpinan Ruby Santamoko, Boen Tek Bio semakin maju dan sukses, terus menjadi simbol kerukunan umat beragama serta perekat masyarakat Tionghoa dengan warga Tangerang,” tutupnya.

Dengan dukungan seluruh pengurus dan umat, kepemimpinan Ruby Santamoko diyakini akan membawa warna baru bagi Boen Tek Bio, dengan fokus pada pengembangan Dharma Buddha, pelestarian budaya, serta pelayanan sosial. (*)