Ribuan Korban Banjir di Langsa Segera Terima Bantuan Pemulihan Ekonomi, Pemko Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Langsa, Aceh – Harapan baru mulai menyapa ribuan keluarga korban banjir di Kota Langsa. Setelah sebelumnya menerima bantuan jatah hidup, kini Pemerintah Kota Langsa kembali mengawal penyaluran bantuan lanjutan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia berupa bantuan penguatan ekonomi dan pengganti perabot rumah tangga bagi masyarakat terdampak bencana.
Penyaluran bantuan tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026 melalui Kantor Pos Indonesia Kota Langsa. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat bangkit dan memulihkan kondisi ekonomi keluarga pasca diterjang banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Langsa.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, menjelaskan bahwa sebanyak 1.307 Kepala Keluarga (KK) telah ditetapkan sebagai penerima manfaat pada tahap pertama. Total anggaran yang akan disalurkan mencapai Rp10,456 miliar.
Menurutnya, setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh bantuan sebesar Rp8 juta, yang terdiri dari bantuan penguatan ekonomi senilai Rp5 juta dan bantuan pengganti perabot rumah tangga sebesar Rp3 juta.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memulai kembali aktivitas ekonomi keluarga sekaligus mengganti berbagai kebutuhan rumah tangga yang rusak akibat banjir,” ujarnya.
Program tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Selain berfungsi sebagai stimulus ekonomi, bantuan ini juga diharapkan mampu meringankan beban warga yang selama beberapa bulan terakhir masih berupaya memulihkan kehidupan mereka.
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan seluruh bantuan dari pemerintah pusat dapat tersalurkan secara transparan, tertib, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ia berharap dana bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk kebutuhan prioritas keluarga, terutama dalam memperkuat kembali perekonomian rumah tangga dan mengganti perlengkapan yang hilang atau rusak akibat bencana banjir.
“Bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk kepedulian negara kepada masyarakat yang sedang berjuang bangkit. Kami berharap bantuan tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga penerima,” kata Jeffry.
Sementara itu, Pemerintah Kota Langsa juga terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait pencairan bantuan jatah hidup tahap kedua. Saat ini proses pemadanan data kependudukan telah selesai dilakukan dan sedang memasuki tahapan administrasi di tingkat pemerintah pusat.
Dengan bergulirnya bantuan tahap pertama ini, masyarakat berharap proses pemulihan pasca banjir dapat berjalan lebih cepat, sehingga aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial warga dapat kembali normal sebagaimana sebelum bencana terjadi.
Program bantuan tersebut sekaligus menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memastikan tidak ada warga yang ditinggalkan dalam proses pemulihan.
Jurnalis : Jihandak Belang
Sumber : Dinas Kominfo Kota Langsa
Editor : Tim Redaksi













