PUSPAGA Kota Bekasi Hadirkan “Tenda Curhat” di Muhammadiyah Day 2026, Warga Antusias Konsultasi Psikologis

IMG 20260511 WA0091
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

PUSPAGA Kota Bekasi Hadirkan “Tenda Curhat” di Muhammadiyah Day 2026, Warga Antusias Konsultasi Psikologis

Bekasi,11 Mei 2026 – menghadirkan inovasi layanan konsultasi psikologis bertajuk “Tenda Curhat” dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Ki Mangunsarkoro No. 45, Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Program ini menjadi langkah nyata dalam mendekatkan layanan kesehatan mental, edukasi keluarga, dan ruang konsultasi yang ramah masyarakat. Sejak pagi hingga siang hari, puluhan warga dari berbagai kalangan tampak antusias memanfaatkan fasilitas yang disediakan.

Kegiatan tersebut terselenggara melalui kolaborasi antara Dikdasmen PDM Muhammadiyah Kota Bekasi, Fakultas Psikologi atau Unisma Bekasi, serta Satgas MRBS OPSM MAM 03 Bekasi. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan sosial dan psikologis di tengah masyarakat.

Sebanyak 50 peserta tercatat mengikuti layanan konsultasi yang dibuka untuk anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. Para peserta terlebih dahulu menjalani asesmen singkat sebelum mendapatkan pendampingan bersama konselor maupun psikolog profesional yang bertugas di lokasi.

Untuk menjaga kenyamanan dan privasi, sesi konsultasi dilaksanakan di ruang kelas TK Aisyiyah yang telah disiapkan khusus sebagai ruang aman bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan pribadi maupun keluarga.

Selain layanan konsultasi, panitia juga menghadirkan booth interaktif bertema “Stop Normalisasi” dan “Ayo Normalisasi”. Melalui media tempel pesan sosial, masyarakat diajak lebih peduli terhadap perlindungan anak, kesehatan mental, perilaku positif, serta penguatan nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari.

PUSPAGA Kota Bekasi menilai kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana konsultasi, tetapi juga bentuk edukasi preventif dan promotif guna membangun ketahanan keluarga dan lingkungan sosial yang sehat, aman, serta suportif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi bersama seluruh unsur penyelenggara dan tenaga konselor guna membahas tindak lanjut pelayanan psikologis masyarakat ke depan, sekaligus memetakan kebutuhan sosial yang ditemukan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Romo Kefas