PPTK Bina Marga Langsa “Cuci Tangan”? Wartawan Diarahkan ke Pihak Diduga “Punya Uang” dalam Proyek Jembatan Paya Bujok Seuleumak

hdevananda2016
Img 20251024 wa0011
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pelitanusantara.con: Langsa Baro, 24 Oktober 2025 – Publik Kota Langsa menyoroti sikap seorang Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Bidang Bina Marga Dinas PUPR setempat. Alih-alih memberikan informasi detail terkait proyek pembangunan Jembatan Paya Bujok Seuleumak di Kecamatan Langsa Baro, oknum yang akrab disapa “Icak” ini justru mengarahkan wartawan media ini untuk menghubungi pihak lain yang disebutnya sebagai “yang punya uang”.

Img 20251024 wa0012Kejadian bermula saat Jafrian, wartawan media ini, berupaya mengonfirmasi peran “Icak” sebagai PPTK proyek tersebut pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 10.55 WIB melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Pertanyaan yang diajukan bertujuan untuk mendapatkan klarifikasi terkait pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran publik.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Namun, respons yang diterima justru mengundang tanda tanya. “Hubungi ini aja, Bang. Sebagai yang punya uang,” balas “Icak” sambil menyertakan nomor kontak seluler yang diduga merupakan perwakilan kontraktor pelaksana proyek, dengan inisial “Jubir CV” (085206xxxx66).

Sikap “Icak” ini menimbulkan pertanyaan serius. Mengapa seorang PPTK yang memiliki tanggung jawab penuh atas proyek tersebut justru mengarahkan wartawan kepada pihak lain? Apakah ada informasi yang sengaja ditutupi?

Img 20251024 wa0013Upaya konfirmasi kepada “Jubir CV” juga menemui kendala. Pesan yang dikirimkan pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 12.14 WIB belum mendapatkan respons hingga berita ini ditayangkan. Pesan tersebut berbunyi: “”Jubir CV” Ass bg..ijin bg, Ass bg…ijin bg…apa benar ini proyek bg ya…”

Jafrian, wartawan media ini, menyayangkan sikap “Icak” yang dinilai tidak transparan. “Sebagai jurnalis, kami berkewajiban untuk mencari informasi yang akurat dan berimbang. Sikap PPTK yang terkesan menghindar ini justru menimbulkan kecurigaan,” ujarnya.

Sikap “Icak” ini, menurut Jafrian, “Parahnya lagi, apa yang di sampaikan oleh oknum PPTK dengan sapaan panggilan “icak” itu,”.

Img 20251024 wa0014Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai alasan di balik pengarahan tersebut. Publik berharap agar Dinas PUPR Kota Langsa dapat memberikan penjelasan yang transparan dan akuntabel terkait proyek pembangunan Jembatan Paya Bujok Seuleumak ini.

Sumber: Pasukan Ghoib/Jihandak Belang/Team Media Publik Aceh.
Editor: Irf/Red.