Plt Kadisdik Langsa Dinilai Lempar Tanggung Jawab Saat Dimintai Klarifikasi Terkait Material Bongkaran SMP Negeri 10
Langsa Timur – Polemik mengenai pengelolaan material hasil bongkaran revitalisasi SMP Negeri 10 Langsa kembali menjadi perhatian publik. Upaya wartawan untuk melakukan tindak lanjut konfirmasi disebut mendapat respons yang dinilai kurang memberikan kejelasan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa.
Sebelumnya, persoalan tersebut telah menjadi sorotan melalui pemberitaan mengenai transparansi pengelolaan material bongkaran sekolah yang dipertanyakan oleh masyarakat.
Dalam upaya memperoleh informasi lanjutan, wartawan kembali menghubungi Plt Kadisdikbud Kota Langsa, Sopian, S.Pd., M.M., M.Pd., melalui sambungan telepon pada Senin (15/6/2026).
Pada kesempatan tersebut, wartawan menjelaskan bahwa sebelumnya telah mendatangi SMP Negeri 10 Langsa untuk meminta keterangan langsung dari pihak sekolah. Namun, berdasarkan informasi yang diterima di lokasi, kepala sekolah saat itu tidak berada di tempat sehingga konfirmasi belum dapat dilakukan.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kadisdikbud menyarankan agar wartawan kembali mendatangi sekolah dan menemui kepala sekolah secara langsung.
“Untuk apa lagi konfirmasi ke pihak kepala sekolah SMP Negeri 10 Langsa? Itu kan sudah naik berita. Terkecuali sebelumnya belum naik berita, bolehlah konfirmasi dengan kepala sekolah. Kalau belum bertemu hari ini, coba datang lagi besok,” ujarnya.
Pernyataan tersebut kemudian memunculkan penilaian dari pihak wartawan yang menganggap arahan tersebut kurang memberikan solusi terhadap kebutuhan memperoleh klarifikasi resmi secara cepat dan efektif.
Menurut pandangan wartawan, proses konfirmasi merupakan bagian penting dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan sehingga upaya memperoleh penjelasan dari pihak terkait tetap perlu dilakukan, termasuk dari kepala sekolah maupun Dinas Pendidikan.
Di sisi lain, Plt Kadisdikbud juga disebut telah memberikan nomor kontak kepala sekolah SMP Negeri 10 Langsa sebagai sarana komunikasi lanjutan agar proses konfirmasi dapat dilakukan secara langsung.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Kepala SMP Negeri 10 Langsa mengenai pengelolaan material hasil bongkaran yang menjadi perhatian publik tersebut.
Masyarakat berharap seluruh pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari munculnya berbagai spekulasi serta menjaga prinsip transparansi dalam pengelolaan aset maupun kegiatan yang menggunakan fasilitas negara.
Jurnalis: Pasukan Ghoib













