Mengungkap Misteri Ki Gedeng Kasamaya: Penguasa Cirebon Girang yang Berpengaruh

Img 20250725 wa0018
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pelitanusantara.com – Cirebon, sebuah kota yang terletak di pantai utara Jawa Barat, memiliki sejarah yang kaya dan kompleks. Salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah Cirebon adalah Ki Gedeng Kasamaya, seorang penguasa yang bijak dan berani. Ia memerintah di Cirebon Girang, sebuah wilayah yang terletak di pedalaman Cirebon, dan meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi masyarakat Cirebon.

Ki Gedeng Kasamaya adalah putra dari Hyang Bunisora, Raja dari Kerajaan Galuh-Sunda bersatu yang bertahta pada 1357 hingga 1371. Ia ditunjuk langsung oleh ayahnya untuk memerintah di Cirebon Girang, dan dengan bijak, ia memimpin wilayah tersebut dengan adil dan makmur.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Ki Gedeng Kasamaya memiliki peran penting dalam sejarah Cirebon. Ia memerintah di Cirebon Girang dengan bijak dan adil, dan meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi masyarakat Cirebon. Ia juga memiliki adik yang bernama Ki Gedeng Surawijaya Sakti, yang menjadi Raja daerah di Singapura (Sekarang Desa Mertasinga, Gunung Jati Cirebon).

Ki Gedeng Kasamaya memiliki anak yang bernama Ki Gedeng Tapa atau Ki Gedeng Jumajan Jati, yang nantinya melahirkan Subang Larang, wanita yang dinikahi oleh Jaya Dewata (Prabu Siliwangi) dan melahirkan tiga orang keturunan, yaitu Walangsungsang/Cakrabuana, Rara Santang/ Syarifah Mudaim, dan Kian Santang atau Haji Mansur.

Ki Gedeng Kasamaya diyakini dimakamkan di Cirebon Girang, dengan situs dan peninggalan yang masih ada hingga kini. Makamnya menjadi tempat ziarah bagi masyarakat Cirebon yang ingin mengenang jasa-jasa Ki Gedeng Kasamaya.

Dengan demikian, Ki Gedeng Kasamaya merupakan tokoh penting dalam sejarah Cirebon yang memiliki peran besar dalam membentuk sejarah daerah tersebut. Ia meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi masyarakat Cirebon, dan namanya tetap hidup dalam ingatan masyarakat.

Sumber:

  • Naskah Carita Parahyangan Karya Pangeran Wangsakerta
  • Sejarah Cirebon, Wikipedia
  • Situs Peninggalan Ki Gedeng Kasamaya, Cirebon Girang

Note Foto menggunakan Teknologi AI