Dalam kehidupan ini menetapkan arah dan tujuan hidup itu penting sekali.
“Hidup ini seperti taxi, argo akan terus berjalan entah kita menuju ke suatu tempat atau kita hanya berhenti di tempat saja.”
— Ralph Waldo Emerson
Kalau sama-sama membayar biaya taxi yang tertera di argo, tentu kita ingin pemandangan dan manfaat berbagai kejadian di sepanjang jalan yang sedang kita lewati. Kita tentu tak ingin hanya sekedar berhenti di tempat saja, karena hal itu akan merugikan kita, tetap harus membayar biaya taxi dari argo yang terus berjalan.
Kita yang naik taxi dan terjebak di sebuah kemacetan akan menghargai arti sebuah waktu, sebab saat kita berhenti pun argo akan terus berjalan. Demikian pula dalam menjalani kehidupan ini, mari menyadari bahwa:
WAKTU YANG SUDAH KITA LEWATI, TAK AKAN PERNAH BISA DIPUTAR ULANG LAGI.
Waktu itu layaknya argo yang terus berjalan; jika kita tak menetapkan tujuan dalam hidup kita, maka kita sebenarnya membayar sangat mahal untuk kehidupan ini, layaknya kita membayar taxi yang hanya berhenti di tempat saja, tanpa menuju kemana pun.
Namun jika kita menetapkan tujuan yang jelas dan pasti, kita mengarah kepada tujuan tersebut, maka “argo” yang kita bayar akan sebanding dengan tercapainya tujuan yang kita inginkan.
Di samping itu, kita pun tidak akan mengalami kebosanan dalam hidup ini, karena kita tahu bahwa kita sedang bergerak maju menuju suatu tempat, suatu tujuan, suatu impian dan cita-cita kita. Kita pun dapat menikmati proses yang sedang berlangsung, segala bentuk perubahan, pemandangan dan pengalaman yang kita lewati akibat perjalanan kehidupan ini.
Mari kita tetapkan tujuan hidup kita sekarang, agar kita tak hanya berkeliling-keliling tanpa arah dan tujuan atau bahkan hanya berhenti di suatu tempat saja.
DALAM HIDUP INI, KITA BERGERAK MAJU ATAU PUN HANYA BERHENTI DAN TIDAK BERGERAK, KITA TETAP HARUS MEMBAYAR HARGA.
“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.”
— Efesus 5:15
“Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”
— Galatia 2:20
Selamat beraktivitas di akhir pekan, dalam perkenan-Nya.
STAY in GOD
Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi di seluruh area kehidupan kita dinyatakan.
Abah Daniel













