Mediasi Ojek Online dan Sopir Angkutan Bromo di Kademangan Berlangsung Kondusif

hdevananda2016
WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.35.03
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

PELITANUSANTARA.COM: PROBOLINGGO, 14 Mei 2026 — Kepolisian Sektor Kademangan memfasilitasi mediasi antara pengemudi ojek online dan sopir angkutan Bromo terkait permasalahan yang terjadi di kawasan selatan Terminal Bayuangga, Jalan Merapi, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Mediasi berlangsung di ruang rapat Polsek Kademangan dan dipimpin Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono. Kegiatan tersebut dihadiri unsur kepolisian, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, pengelola Terminal Bayuangga, Ketua Organda Kota Probolinggo, serta perwakilan sopir angkutan Bromo dan pengemudi ojek online.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.35.03 (1)Dalam pertemuan itu, kedua pihak menyampaikan pandangan masing-masing terkait persoalan yang terjadi di lapangan. Proses dialog berlangsung terbuka dengan mengedepankan penyelesaian secara musyawarah.

Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono SH. MM. mengatakan, mediasi dilakukan sebagai upaya menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah konflik berkepanjangan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan saling memahami antar-pihak yang terlibat.

WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.35.03 (1)“Kami mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan. Harapannya, kedua belah pihak dapat menahan diri, saling menghormati, serta tidak mengulangi hal-hal yang dapat memicu konflik,” ujarnya.

Hasil mediasi menyepakati bahwa sopir angkutan umum Bromo tidak akan mengulangi tindakan yang dinilai merugikan dan berpotensi mencoreng nama baik daerah. Kedua belah pihak juga sepakat menyelesaikan persoalan secara damai, saling memaafkan, serta berkomitmen meminimalkan potensi konflik di kemudian hari.

WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.35.03 (3)Sebagai tindak lanjut, mediasi lanjutan akan difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Kota Probolinggo melalui forum komunikasi lalu lintas guna memperkuat koordinasi antar-pemangku kepentingan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kepolisian berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat menjaga ketertiban serta menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara pengemudi ojek online dan sopir angkutan umum di wilayah tersebut

[TEGAR]